Astaghfirullah..Via Medsos, 15 Germo Rekrut 286 PSK

Nasional  KAMIS, 25 FEBRUARI 2021 | 22:35 WIB

Astaghfirullah..Via Medsos, 15 Germo Rekrut 286 PSK

Terbongkar kasus di mana 15 pemuda menjadi koordinator pekerja seks komersial (PSK). Mereka mempekerjakan 286, yang 91 di antaranya masih berusia belia bahkan pelajar.

Demikian dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Kamis (25/2/2021), di mana ia kemukakan bahwa Polda Metro Jaya membongkar kasus prostitusi online sejak 7 Januari hingga 23 Februari 2021.

"Tercatat ada 286 pekerja seks komersial (PSK) dikoordinir 15 pemuda. Mirisnya, 91 PSK itu masih berusia anak-anak. Mereka ada yang berstatus pelajar. Mereka PSK kategori anak di bawah umur, jadi masih di bawah 18 tahun. Ada yang masih sekolah, ada yang putus sekolah," kata Kombes Yusri.

Menurut dia, kasus itu terungkap berdasarkan laporan masyarakat. Dari penyelidikan itu ditangkap 15 orang yang merupakan koordinator PSK tersebut. Laporan masyarakat itu dikembangkan, sehingga terbongkarlah bahwa 15 orang itu satu jaringan.

Yusri menjelaskan, 15 orang germo awalnya berkenalan dengan beberapa orang perempuan melalui media sosial seperti facebook, instagram, dan twitter hingga menemukan 286 perempuan.

Ketika sudah saling mengenal dekat satu sama lain, kata Yusri, para germo menawarkan para perempuan di bawah umur itu untuk dipekerjakan sebagai pemuas nafsu birahi para lelaki hidung belang. Mereka dijanjikan mendapatkan bayaran Rp300 ribu untuk sekali kencan.

"Para pelakunya 15 orang ini modusnya berkenalan, berteman, ada dipacari, jadi bagaimana caranya supaya dia dapatkan link untuk melakukan itu loh," ujar dia.

Yusri menerangkan, 15 germo membuat sebuah akun di aplikasi pesan instan untuk mempromosikan perempuan-perempuan yang berada di bawah naungan. Dia menyebut, tarifnya berkisar antara Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu sekali kencan.

"Di aplikasi Michat dia tawarkan ke pria hidung belang. Tarifnya cukup Rp 300 ribu," ucap dia.

Yusri menyampaikan dalam menjalankan bisnis prostitusi 15 pemuda sangat rapih. Dia mengantar dan menjemput perempuan untuk di hadapkan ke pelanggan. Biasanya, mereka menyewa hotel-hotel di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

"15 pemuda ini sebenarnya germo semua. Tapi kalau ada yang tidak dapat pelanggan, terus pemuda itu jemput atau antar perempuan itu maka akan diupah Rp 50 ribu," ujar dia.

Saat ini, penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih menggali keterangan dari para germo. Tak menutup kemungkinan ada jaringan lain yang belum terbongkar. Akan didalami terus apakah ada laporan tahun-tahun sebelumnya.[ros]


Komentar Pembaca
Rela Jalan Kaki Demi Naik Haji

Rela Jalan Kaki Demi Naik Haji

Sabtu, 02 Juli 2022 | 18:50

Mabuk Sambil Menghina Nabi Muhammad

Mabuk Sambil Menghina Nabi Muhammad

Jumat, 01 Juli 2022 | 15:30