Prihatin dengan Kampusnya, Aliansi Mahasiswa UIN Jakarta Lakukan Aksi Simbolik

Berita  SELASA, 23 FEBRUARI 2021 | 14:20 WIB

Prihatin dengan Kampusnya, Aliansi Mahasiswa UIN Jakarta Lakukan Aksi Simbolik

Aksi simbolik mahasiswa UIN Jakarta sujud pada rektor/net

Moeslimchoice. Aliansi Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta melakukan aksi simbolik terhadap rektor UIN Jakarta pada Senin sore hari (22/2).  

Aksi simbolik ini bertujuan untuk menggambarkan status mahasiswa dan jajaran rektorat bahwa rektor saat ini patut disembah, apa yang dikatakan harus dikerjakan dan siapa pun yang menentang harus ditendang. 

"Adapun aksi simbolik ketika kami memohon, duduk bersimpuh dan bersujud kepada rektor menandakan bahwa rektor memang sangat patut disembah, apa yang ia katakan harus dikerjakan, dan yang menentang harus ditendang, begitu kira-kira," jelas Tubagus Agnia, selaku koordinator Aliansi Mahasiswa. 

Aliansi mengaku resah dengan pemberitaan media dan informasi yang didapat bahwa UIN saat ini sedang memiliki banyak masalah. Maka dari itu, mereka melakukan aksi simbolik ini sekaligus menghantarkan surat audensi berharap dapat berdiskusi dan mendapatkan keterangan langsung dari rektor.

Dalam surat audensi itu dijelaskan beberapa tuntutan yang harus diselesaikan, yaitu:

1. Transparansi pengelolaan dana UKT
2. Meminta kejelasan terhadap pelantikan organisasi mahasiswa di tingkat Universitas
3. Mempertanyakan/meminta transparansi rektor terhadap desas-desus issue yang akhir-akhir ini terdengar di telinga mahasiswa tentang pemberhentian Warek 3 dan 4
4. Transparansi informasi tentang dugaan kasus korupsi asrama mahasiswa. 

"Kami berharap bahwa rektor mau menjulurkan tangannya merangkul kita dan terbuka atas semua tuntutan yang kita ajukan. Sehingga harapan dan tujuan rektor untuk menjadikan World Class University bisa tercapai. Kami tidak ingin nama baik UIN Jakarta tercoreng, sedangkan kami tidak tahu permasalahannya seperti apa," terang Tubagus. [mt]


Komentar Pembaca