Gantikan Fahmi Idris, Ali Ghufron Jadi Dirut BPJS Kesehatan

Polhukam  SABTU, 20 FEBRUARI 2021 | 12:10 WIB

Gantikan Fahmi Idris, Ali Ghufron Jadi Dirut BPJS Kesehatan

Prof dr Ali Ghufron Mukti MSc PhD telah ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Direktur Utama BPJS Kesehatan Periode 2021-2026. Di jabatan baru ini, mantan Wakil Meneri Kesehatan itu menggantikan dr Fahmi Idris.

Pengangkatan Ali Ghufron tertuang dalam Surat Keputusan Presiden No. 37/P 2021 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pengawas dan Keanggotaan Direksi BPJS Kesehatan Masa Jabatan Tahun 2021–2026 yang ditandatangani pada 19 Februari 2021.

Susunan Direksi BPJS Kesehatan 2021-2026 adalah:
Direktur Utama BPJS Kesehatan : Ali Ghufron Mukti
Direktur : Andi Afdal
Direktur : Arief Witjaksono Juwono Putro
Direktur : Edwin Aristiawan
Direktur : Lily Kresnowati
Direktur : Mahlil Ruby
Direktur : Mundiharno

Ali Ghufron Mukti memang sudah tidak asing dengan urusan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tersebut. Sebab sebelumnya dia menjabat Wakil Menteri Kesehatan RI Periode 2011-2014, di mana ia pernah kutat jadi Ketua Pengelola Gama Medical Center (GMC). Ini adalah cikal bakal adanya Jamkesmas dan Jamkesda yang kemudian diadopsi oleh pemerintah pusat dan daerah.

Pria kelahiran Blitar, Jawa Timur ini, pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) pada periode 2011-2014. Dalam periode tersebut, Ghufron sempat menjabat sebagai Menteri Kesehatan untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut setelah Menkes  yang menjabat saat itu Endang Rahayu Sedyaningsih meninggal dunia.

Terhitung, Ghufron menjabat sebagai Menkes sejak 30 April 2012 hingga 14 Juni 2012. Lalu, sampai Presiden Susilo melantik Nafsiah Mboi sebagai Menkes berikutnya, kemudian Ali Ghufron Mukti kembali menduduki jabatan sebagai Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes)

Lahir pada 17 Mei 1962, Ghufron menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Kedokteran, UGM. Selanjutnya, ia mendapat gelar master di Tropical Medicine, The Department of Tropical Hygiene, Mahidol University, Bangkok, Thailand.

Kemudian, Ghufron mendapatkan gelar Doktornya di Faculty of Medicine, University of Newcastle, Australia, dan juga mendapat Profesi Ahli Asuransi Kesehatan (AAK) dari Pamjaki.[ros]


Komentar Pembaca