IAKMI-PAEI Tak Setuju KAI Gunakan GeNose di Stasiun

Kesehatan  MINGGU, 24 JANUARI 2021 | 10:15 WIB

IAKMI-PAEI Tak Setuju KAI Gunakan GeNose di Stasiun

Rencananya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menggunakan GeNose untuk skrining calon penumpang mulai 5 Februari 2021. Dimaksudkan, skrining GeNose ini menggantikan Rapid Test Antigen sebagai syarat perjalanan.

Menanggapi itu, Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (IAKMI) Hermawan Saputra menyatakan penolakannya. Karena penggunaan GeNose untuk skrining awal Covid-19 pelaku perjalanan tidak tepat, juga tak praktif.

"GeNose juga tidak bisa digunakan untuk active case finding atau penemuan kasus baru," katanya kemarin petang, Sabtu (23/1/2021).

Walau GeNose sudah diteliti dan dikaji, kata dia, memang tidak praktis dalam penggunaannya. Karen aitu tidak tepat dan memang bukan sebagai active case finding.

Ia menyebut, GeNose memiliki kelemahan dalam mendeteksi virus corona. Pengetesan menggunakan GeNose pada seorang perokok atau seorang yang mengkonsumsi makanan berbau menyengat dapat mengurangi keefektifan GeNose.

Pengguna atau pasien yang akan menggunakan GeNose juga disarankan tidak mengkonsumsi apapun setengah jam sebelum tes pengetesan. Harus disyaratkan bahwa tes GeNose tidak boleh merokok, makan dan minum yang menyengat.

"Jadi ini bukan untuk screening awal, tapi untuk penelitian dalam kondisi tertentu," kata Hermawan.

Penolakan juga disampaikan Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Masdalina Pane. Ia menilai, GeNose tidak tepat digunakan sebagai screening penumpang.

Ada banyak kelemahan dari alat tersebut, menurutnya, di samping efektivitasnya yang menurun jika digunakan pada perokok. Ada risiko menularkan pada orang lain yang ada di belakangnya.

Masdalina juga menyebut GeNose juga belum mendapatkan penilaian yang disepakati para ahli. Klaim efektivitas GeNose, menurut Masdalina, juga baru dikeluarkan oleh tim peneliti.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengumumkan pemerintah akan menggunakan GeNose buatan UGM di sejumlah stasiun kereta api di Indonesia mulai 5 Februari 2021. [ros]


Komentar Pembaca
Mui Marah Jokowi Sahkan Miras

Mui Marah Jokowi Sahkan Miras

Sabtu, 27 Februari 2021 | 20:05

Istri Gibran Jadi Sorotan

Istri Gibran Jadi Sorotan

Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:47