Kasihan! MAN 3 Palembang Kesulitan Keuangan

Pendidikan  KAMIS, 21 JANUARI 2021 | 20:35 WIB

Kasihan! MAN 3 Palembang Kesulitan Keuangan

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Palembang, yang merupakan sekolah unggulan, kini mengalami kesulitan keuangan. Karena 50 persen guru dan pegawainya berstatus honorer, sekolah ini tak mampu lagi membayar gaji mereka. Solusi yang dipilih segera merumahkan para pegawai.

Kepala MAN 3 Palembang Komariah Hawa mengatakan, pihaknya sedang dalam masa kesulitan membayar tenaga guru dan pegawai honor. Belum lagi sekolahnya harus menanggung biaya operasional lain yang tidak masuk dalam Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

"Saat ini kita mendapatkan bantuan dari komite sekolah yang sukarela membantu membayarkan tenaga guru dan pegawai honorer," ujarnya seperti dikutip MoeslimChoice.com dari infosumsel.id, Kamis (21/1/2021).

Dana perasional yang tidak masuk dalam BOS di antaranya asrama sekolah, tenaga kebersihan, dan listrik.

"Asrama juga tidak operasional jadi tidak ada pemasukan, dan kami harus membayar seperti listrik, tenaga kebersihan. Dan karena semua itu tidak ditanggung oleh Dana BOS, kami minta bantuan kepada komite sekolah," keluhnya.

Jika keadaan ini terus berlanjut, kemungkinan pihaknya akan terpaksa merumahkan tenaga pengajar dan pegawai honorer ini.

"Kita mampu sampai tiga bulan ke depan lagi, karena kita juga tidak mampu dengan keadaan seperti ini," tutur dia.

Kendati demikian, pihak MAN 3 Palembang  tidak pernah memaksa wali siswa untuk membayar uang komite.

"Bahkan dari 1200 siswa,  hanya 10 persen yang sekarang membayar iuran. Kami tidak memaksa dan kami juga mengerti kondisi seperti ini," beber dia.

Bahkan selain itu juga, pihak sekolah dan komite memberikan bantuan kuota sebesar Rp 50 ribu perbulan kepada siswa yang kurang mampu.

"Ada sekitar 50 hingga 75 siswa yang kita berikan bantuan kuota selama ini," terang dia.

Sementara itu Bendahara Komite MAN 3 Palembang Amrowi mengaku, selaku komite pihaknya sangat mengerti dengan keadaan ini.

"Karena itu kami sudah mengimbau para  wali siswa bagi yang mampu untuk memberikan bantuan ini. Mereka yang mampu silakan ikut menyumbang, bagi tidak mampu kita tidak dipaksakan," jelas dia.

Bukan hanya siswa, ia juga mengatakan membantu para guru honor berupa kuota.

"Kita tahu keadaan seperti ini sulit. Kita juga tidak memaksakan wali siswa,"ujarnya.

Diakuinya sejauh ini untuk proses belajar mengajar juga masih berjalan lancar.

"Kita berdoa agar keadaan seperti ini cepat berlalu sehingga semua kembali pulih agar pembelajaran tatap muka dapat kembali," pungkasnya.[ros]


Komentar Pembaca
Mui Marah Jokowi Sahkan Miras

Mui Marah Jokowi Sahkan Miras

Sabtu, 27 Februari 2021 | 20:05

Istri Gibran Jadi Sorotan

Istri Gibran Jadi Sorotan

Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:47