Akses Jalan Tertutup, Wali Kota Bekasi Tinjau Sekolah Islam Terpadu Al Ihsan

Daerah  KAMIS, 21 JANUARI 2021 | 18:00 WIB | Giri Sasongko

Akses Jalan Tertutup, Wali Kota Bekasi Tinjau Sekolah Islam Terpadu Al Ihsan

foto/net

Moeslimchoice. Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, berkunjung ke Sekolah Islam Terpadu Al-Ihsan Legenda, yang berlokasi di Perumahan Dukuh Zamrud, Kota Legenda, Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustikajaya Kota Bekasi, untuk meninjau akses jalan memasuki sekolah tersebut di area sekolah.

Kedatangan orang nomor satu di Kota Bekasi itu didampingi langsung oleh Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, Junaedi; Kepala BPKAD Kota Bekasi, Nadih Arifin; Camat Mustikajaya, Gutus Hermawan; dan Lurah Padurenan, Nazarudin.

Kunjungan dari permintaan pihak yayasan Al Ihsan dalam permohonan akses jalan ke Sekolah Islam Terpadu Al Ihsan, karena sekolah tersebut berada didalam tanah yang aksesnya tertutup tanah fasilitas umum. 

Permintaan akses jalan ini, dikarenakan dari setiap tahunnya semakin meningkat masuknya siswa-siswi untuk mendaftarkan dirinya ke sekolah tersebut, yang juga meminta dari lahan fasos dan fasum milik Kota Bekasi untuk segera dibentuk jalan yang layak untuk menuju ke sekolah.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, menyebutkan peran dari Yayasan Al Ihsan ini ialah membantu peran pemerintah dalam mencerdaskan anak didiknya terutama warga Kota Bekasi.

"Saya minta kepada Camat dan Lurah agar segera membuat laporan dan dikoordinasikan kepada dinas terkait untuk mempercepat proses pengerjaan di atas lahan fasos dan fasum ini," tegasnya.

Selain itu, dirinya juga meminta agar pemangku kebijakan setempat bisa melihat skala prioritas kebutuhan masyarakat, sehingga bisa dilayani dan terpenuhi dengan segera.

"Dalam pelayanan warga, Camat dan Lurah harus melihat langsung apa yang menjadi prioritas kebutuhan masyarakat, seperti jalan dan bangunan di atas tanah fasos dan fasum, sekiranya akses jalan menuju sekolah Al Ihsan tersebut juga merupakan hal prioritas untuk akses jalan, Camat dan Lurah segera koordinasikan kepada dinas terkait dan tercatat di BPKAD bagian aset," ujarnya menambahkan. [mt]


Komentar Pembaca