Langgar Prokes, Puluhan Penumpang di Terminal Induk Kota Bekasi Terjaring Operasi Yustisi

Daerah  SENIN, 18 JANUARI 2021 | 18:10 WIB | Giri Sasongko

Langgar Prokes, Puluhan Penumpang di Terminal Induk Kota Bekasi Terjaring Operasi Yustisi

foto/net

Moeslimchoice. Puluhan penumpang di Terminal Induk Kota Bekasi yang kedapatan melanggar protokol kesehatan tanpa menggunakan masker, terjaring operasi yustisi.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bekasi, Abi Hurairah, menegaskan kegiatan operasi yustisi kali ini menargetkan mereka para penumpang yang melanggar protokol kesehatan, seperti tidak menggunakan masker yang berada di dalam lingkungan Terminal Induk Kota Bekasi.

"Operasi yustisi kali ini melibatkan beberapa pihak, mulai dari Satpol PP, Dishub, Polres Metro Bekasi Kota, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, aparat Termihal Induk Kota Bekasi, hingga aparatur pemerintah setempat," tegas Abi, Senin (18/1).

Dijelaskannya pula, dalam Perda Kota Bekasi tahun 2020, dijelaskan bagi warga yang kedapatan tidak menggunakan masker akan dijatuhi sanksi, berupa denda sebesar Rp100 ribu, namun di lapangan penerapan sanksi tersebut disesuaikan dengan kondisi maupun kemampuan warga yang terjaring operasi yustisi ini.

"Sanksi atau pun dendanya ada dan mereka yang terjaring ini dikenakan pelanggaran tidak pidana ringan (Tipiring) karena kami menghadirkan hakim di lapangan," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kota Bekasi, Saut Hutajulu mengatakan, pada kegiatan kali ini pihaknya lebih mengedepankan prinsip humanis kepada para penumpang yang melakukan pelanggaran prokesnya.

"Intinya kami ingin memberikan efek jera pada kegiatan kali ini dan kami mengedepankan aspek humanisnya serta kami pun mengatur jarak mereka saat mereka mengikuti proses sidang di tempat," tutur Saut.

Terpisah, Kepala Terminal Induk Kota Bekasi, Muhtar, pada kegiatan kali ini mengimbau kepada seluruh penumpang agar tetap mematuhi protokol kesehatan serta tetap melakukan 3M agar terhidar dari virusnya.

"Tetap patuhi protokol kesehatan dan tetap melakukan 3M agar terhindar dari virusnya," pungkasnya. [mt]


Komentar Pembaca