Wali Kota Bekasi Raih Penghargaan Humas Indonesia 2020

Daerah  KAMIS, 07 JANUARI 2021 | 14:15 WIB | Giri Sasongko

Wali Kota Bekasi Raih Penghargaan Humas Indonesia 2020

foto/net

Pemerintah Kota Bekasi terus mengukir prestasi. Belum lama ini, Pemerintah Kota Bekasi kembali mendapatkan prestasi berupa penghargaan dari Humas Indonesia, member of PR Indonesia Group.

Acara yang dibuka langsung oleh Founder dan CEO PR Indonesia Group, Asmono Wikan, dengan mengusung tema 'Kepemimpinan yang Menginspirasi di Masa Pandemi', kali ini Humas Indonesia memberikan penghargaan kepada institusi-institusi terkait yang ada di Indonesia.

Di ajang Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2020 yang diselenggarakan secara virtual melalui platform Youtube PR Indonesia di Jakarta, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dinobatkan sebagai 'Wali Kota Terpopuler di Media Digital Tahun 2020'.

"Apresiasi ini adalah bagian dari upaya untuk menstimulasi lebih banyak tim komunikasi yang berprestasi dan kami berharap AHI dapat mendorong kontribusi, peran serta fungsi strategis tim komunikasi institusi di Tanah Air," ujar Asmono, Kamis (7/1/21).

"Semoga AHI bisa menjadi barometer kinerja komunikasi Pemda, BUMN atau anak BUMN dan diharapkan para pemenang penghargaan dapat menginspirasi, serta bisa menjadi pemanfaatan kedepan untuk membangun Indonesia yang lebih baik," sambungnya.

Metode penilaian AHI 2020 dikalkulasi dan dianalisis berdasarkan jumlah eksposur positif di portal-portal berita mainstream di Indonesia sepanjang 2020. 

Penghitungan dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif bekerjasama dengan perusahaan media monitoring, Kazee.

Data dihimpun dari tanggal 1 Januari - 30 September 2020. Antara lain dari sumber media lokal (6.831), sumber media Nasional (904), sumber media Internasional (2.218) dan media sosial (FB, Twitter, Instagram, YouTube). 

Seluruh data selanjutnya dianalisis menggunakan metode kuantitatif oleh mesin Kazee secara real-time.

Kriteria penilaian terbagi dua, yaitu, penilaian berdasarkan tokoh dan penilaian berdasarkan organisasi. 

Kriteria penilaian tokoh meliputi ekspos, komunikasi, interaksi, kepemimpinan dan kebijakan. Sementara kriteria penilaian organisasi terdiri dari ekspos, komunikasi, interaksi, kinerja dan prestasi. [mt]


Komentar Pembaca