Gagal Kecam Ikhwanul Muslimin, 100 Imam dan Da'i Dipecat Arab Saudi

Internasional  SABTU, 19 DESEMBER 2020 | 17:55 WIB | Sunarya Sultan

Gagal Kecam Ikhwanul Muslimin, 100 Imam dan Da'i Dipecat Arab Saudi

Foto/net

Sebanyak 100 imam dan pengkhotbah di masjid-masjid di Makkah dan Al-Qassim dipecat Pemerintah Arab Saudi. Pemecatan ini dilakukan karena mereka gagal mengutuk Ikhwanul Muslimin seperti yang diinstruksikan.

Berdasarkan laporan surat kabar Al-Watan seperti dilansir Middle East Monitor, menyebutkan, Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan mengeluarkan instruksi kepada semua imam dan penceramah untuk mengkritik Ikhwanul Muslimin. Pemerintah juga memerintahkan untuk menyalahkan mereka karena menyebabkan perbedaan dan perpecahan dalam masyarakat.

Bulan lalu, Kementerian itu mengharuskan para pengkhotbah untuk mendedikasikan khotbah Jumat mendukung pernyataan kontroversial yang dikeluarkan oleh Dewan Cendekiawan Senior Saudi. Isinya menggambarkan kelompok itu sebagai organisasi teroris yang tidak mewakili ajaran Islam dan hanya melayani kebutuhan kelompoknya saja.

Kemudian Arab Saudi secara resmi menetapkan Ikhwanul Muslimin sebagai organisasi teroris pada 2014 dan melarangnya di negara itu. Padahal, pada 1950-an, Saudi memberi perlindungan bagi ribuan aktivis Ikhwan yang menghadapi penjara dan penindasan di Mesir, Suriah, dan tempat lain.

Keretakan hubungan terjadi setelah invasi Irak tahun 1990 ke Kuwait dan keterlibatan Saudi dalam invasi pimpinan Amerika Serikat pada 2003 ke Irak. Kelompok itu secara terbuka mengkritik kehadiran militer AS di kerajaan dan afiliasinya mencari reformasi politik.

Pihak berwenang menyalahkan gerakan tersebut karena menyebarkan perbedaan pendapat. Baru 2002, Menteri Dalam Negeri Saudi saat itu mengatakan, Ikhwanul Muslimin adalah sumber semua kejahatan di kerajaan.

Pada 2013, Arab Saudi mendukung kudeta militer di Mesir yang membuat Menteri Pertahanan Abdel Fattah Al-Sisi menggulingkan Presiden Mohamed Morsi. Morsi pemimpin terpilih secara demokratis pertama di negara itu yang berasal dari Ikhwan. [ary]


Komentar Pembaca
Mui Marah Jokowi Sahkan Miras

Mui Marah Jokowi Sahkan Miras

Sabtu, 27 Februari 2021 | 20:05

Istri Gibran Jadi Sorotan

Istri Gibran Jadi Sorotan

Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:47