Pencopotan Baliho HRS, Wagub: Pangdam Koordinasi dengan Pemprov DKI

Nasional  SELASA, 24 NOVEMBER 2020 | 21:40 WIB

 Pencopotan Baliho HRS, Wagub: Pangdam Koordinasi dengan Pemprov DKI

Tak ada aturan yang dilanggar saat Pangdam Jaya memerintahkan para Anggota TNI untuk mencopoti spanduk dan baliho liar pada Jumat lalu. Karena Pangdam telah berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta.

Demikian terungkap dari pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Selasa (24/11/2020), di mana ia memastikan bahwa TNI telah berkoordinasi dengan Pemprov terkait pencopotan baliho Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS).

"Kami bekerja sama dengan jajaran Forkompinda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) di internal, dengan Kodam (Jaya), Polda (Metro Jaya), semua. Kami selalu berkerja sama dalam menyikapi berbagai hal, termasuk COVID-19," ujar Wagub kepada para wartawan di Balai Kota, Jakarta.

Menurut Ariza (begitu ia biasa disapa), kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Forkompinda selama ini sudah berjalan baik. Setiap kebijakan Pemprov DKI Jakarta sudah melalui proses diskusi.

"Kerjasama kami sangat baik, bahkan kami selalu bekerja sama dengan pemerintah pusat dengan Pak Doni Monardo, Kepala BNPB. Jadi hubungan kami dengan jajaran Forkompinda sangat baik , saling mengisi, saling melengkapi dalam mengambil kebijakan," ia menerangkan.

Pada Jumat (20/11/2020), tim gabungan yang terdiri atas unsur TNI, Polri, dan Satpol PP menertibkan spanduk dan baliho tak berizin di Ibukota. Termasuk baliho yang bergambar HRS.

Selain itu, baliho lainnya yang ditertibkan bergambar partai dan milik perusahaan swasta.  Ke depannya, kegiatan serupa akan dilaksanakan lebih rutin untuk memastikan keamanan di Jakarta Pusat tetap kondusif dan aman serta bersih dari baliho-baliho tidak berizin.[ros]


Komentar Pembaca