Pekerja Jalanan Spanyol Temukan Situs Kuburan Muslim Abad ke 8kuno

Internasional  JUMAT, 20 NOVEMBER 2020 | 00:55 WIB

Pekerja Jalanan Spanyol Temukan Situs Kuburan Muslim Abad ke 8kuno

foto/net

Sebuah proyek pengerjaan jalan di Spanyol telah menemukan salah satu situs pemakaman era Islam tertua di negara itu, termasuk lebih dari 300 makam, surat kabar The Times melaporkan pada Kamis (19/11).

Penemuan ini akan menjadi harta karun bagi sejarawan berupa informasi baru tentang kehadiran Islam di abad ke-8 di Semenanjung Iberia.

Pekerja jalan pada awalnya menemukan sisa-sisa manusia, saat bekerja di jalan di Tauste, sebuah kota kecil dekat kota Zaragoza di timur laut Spanyol.

Arkeolog kemudian dipanggil dan tim menemukan lebih dari 300 makam, beberapa berasal dari abad ke-8.

"Kami telah menemukan salah satu kuburan Muslim tertua dan terawat di Semenanjung Iberia," kata arkeolog, Rafael Laborda.

"Meskipun ini adalah daerah perbatasan yang mudah berubah, pekerjaan kami menunjukkan bahwa pekuburan ini milik komunitas Muslim yang stabil yang berlangsung selama lebih dari empat abad," tambah Rafael.

Sebuah kampanye Arab untuk menaklukkan Afrika Utara yang dikuasai Romawi selesai pada tahun 698 M. Segera setelah itu, pasukan Berber diluncurkan melintasi Selat Gibraltar pada tahun 711 M, menaklukkan sebagian besar Semenanjung Iberia dalam waktu tiga tahun.

Zaragoza adalah wilayah yang penuh gejolak antara wilayah kekuasaan Kristen dan Muslim yang berperang. 

"Pemakaman ini berada di batas terjauh dalam Islam, dan mereka akan diancam oleh kerajaan Kristen," kata Rafael.

Analisis awal di wilayah tersebut menunjukkan, bahwa populasi Muslim lebih besar dari perkiraan sebelumnya.

Analisis DNA akan menentukan asal mula populasi dan memberikan petunjuk tentang konversi wilayah itu ke Islam, kata para arkeolog. [mt/AN]


Komentar Pembaca