KPU Lampung Ditutup Sementara karena Tiga Stafnya Positif Covid-19

Kesehatan  KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 | 21:40 WIB | Sunarya Sultan

KPU Lampung Ditutup Sementara karena Tiga Stafnya Positif Covid-19

Foto/net

Moeslimchoice | Berdasarkan hasil pemeriksaan swab tahap ke-2 yang hasilnya dikeluarkan pada 17 November 2020, tiga  staf KPU Lampung dinyatakan positif Covid-19.

Pada sebelumnya, KPU Povinsi Lampung mengadakan swab massal di kantor KPU Lampung pada Senin (16/11/2020). Uji swab diikuti oleh seluruh anggota KPU dan jajaran staf kesekretariatan.

Hasil swab kemudian yang dikeluarkan oleh pihak rumah sakit pada tanggal 17 November 2020 pukul 11.30 WIB. Dan ternyata, ketua dan anggota KPU Lampung dinyatakan negatif covid-19. Begitu pula dengan sekretaris dan kabag juga dinyatakan negatif.

“Selanjutanya hasil pemeriksaan tahap kedua yang dikeluarkan tanggal 17 November 2020 pukul 17.00 WIB diperoleh keterangan bahwa terdapat 3 orang dinyatakan positif terjangkit covid-19. Ketiganya adalah staf di kantor KPU Lampung di bagian program dan teknis,” jelas Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Lampung, Antoniyus Cahyalana, Kamis (19/11/2020).

Kemudian, uji swab susulan terhadap lima staf KPU Lampung dilakukan pada Rabu (18/11/2020) dan semuanya dinyatakan negatif.

“Total yang diiuji swab ada 60 orang,” ungkap dia.

Menyikapi hal tersebut, sebut Cahyalana, KPU Lampung langsung mengadakan rapat dan membuat langkah-langkah antisipasi.

“Antara lain menutup sementara kantor KPU Lampung selama 3 hari sejak rabu hingga jumat. Selanjutnya melakukan penyemprotan kantor dwngan disinsfektan secara berkala,” terang dia.

Menurut Ketua KPU Lampung Erwan Bustami, tiga staf yang dinyatakan positif, sudah dilakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing dan untuk penangan serta pendampingan sudah dikoordinasikan dengan satgas tugas melalui Kadiskes Provinsi Lampung

“Selama ini semua anggota dan staf KPU sudah melaksanakan SE KPURI no.19 tahun 2020 dengan menyediakan atau menyiapkan fasilitasi protokol kesehatan di kantor, lalu bekerja 50 persen WFH dan 50 persen WFO,” imbuhnya.

Erwan juga mengimbau agar seluruh anggota KPU dan staf kesekretriatan lebih ketat lagi menerapkan protokol kesesehatan pencegahan Covid-19. [ary]


Komentar Pembaca