Penumpang Kereta Wajib Miliki Surat Rapid Tes

Daerah  JUMAT, 30 OKTOBER 2020 | 19:00 WIB | RMOL

Penumpang Kereta Wajib Miliki Surat Rapid Tes

ilustrasi rapid tes/net

MoeslimChoice | PT. KAI (Persero) Daop 7 Madiun terus melakukan upaya peningkatan pelayanan terhadap masyarakat pengguna kereta api sebagai moda transportasi. Pelayanan tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Bahkan, rapid tes dengan biaya murah hingga saat ini masih disediakan guna memutus penularan virus yang menjadi perhatian global.

Manajer Humas PT. KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, bagi pelanggan yang belum memiliki atau melakukan rapid tes sampai hari H keberangkatan, disediakan layanan tes rapid di beberapa stasiun dengan harga murah, Rp85.000.

"Bagi penumpang yang ada di Stasiun Madiun, Jombang, Kertosono dan Blitar nulai dua bulan yang lalu kami fasilitasi kegiatan rapid tes dengan biaya murah Rp85.000. Untuk rapid tes masa berlakunya mengacu pemerintah yakni selama 14 hari dari tanggal mereka melakukan rapid tes," kata Ixfan, Jumat, 30/10/20.

Sementara itu seorang calon penumpang KA, Suwarsih mengaku terbantu dengan layanan rapid tes di stasiun, dengan begitu ia tidak lagi datang ke puskesmas atau rumah sakit untuk melakukan rapid.

"Ya menurut saya rapid di stasiun ini sangat memudahkan kita apalagi seperti saya yang lansia. Jadi saya tidak usah kesana kemari, waktunya nggak ada, belum lagi capek. Kadang juga di puskesmas itu susah," imbuhnya.

Disisi lain, PT KAI menerapkan protokol kesehatan ketat untuk menekan penyebaran Covid-19.  Mulai pelanggan datang ke stasiun, saat di dalam kereta, hingga tiba di stasiun tujuan. pelanggan yang bepergian menggunakan kereta api juga dihimbau selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Selain itu juga menerapkan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. (wrn)


Komentar Pembaca