Mulai November 10.000 Jamaah per Minggu dari Luar Negeri Akan Tiba di Saudi

Kabar Tanah Suci  SELASA, 27 OKTOBER 2020 | 00:30 WIB

Mulai November 10.000 Jamaah per Minggu dari Luar Negeri Akan Tiba di Saudi

foto/net

Pada November mendatang diharapkan akan menjadi bulan yang menyenangkan bagi lebih dari 500 perusahaan Umrah di Arab Saudi yang telah terkena dampak pandemi virus corona (COVID-19). Karena mereka akan terbantu dengan datangnya para jamaah Umrah dari luar Negeri.

Kementerian Haji dan Umrah Saudi, telah menyusun pedoman untuk menerima jamaah dari luar Arab Saudi, yang akan diterapkan mulai 1 November, dalam kelanjutan layanan Umrah bertahap.

Dan kini maskapai Saudia juga telah mengumumkan pembukaan kembali penerbangan ke 33 tujuan perjalanan di seluruh dunia, yang sebagian besar merupakan negara hijau di mana COVID-19 tidak menyebar dan langkah-langkah pencegahan berhasil dilaksanakan.

Ahmed Bajaifer, seorang investor di perusahaan Umrah, mengatakan bahwa diperkirakan 10.000 jamaah akan tiba setiap Minggu di Arab Saudi, menambahkan bahwa perusahaan Umrah dapat dengan mudah menangani jumlah ini sambil menerapkan langkah-langkah pencegahan.

Kementerian hanya mengizinkan jamaah berusia antara 18 dan 50 tahun untuk melakukan ibadah Umrah, sesuai dengan persyaratan Kementerian Kesehatan. 

Mereka juga harus menunjukkan sertifikat uji PCR yang membuktikan bahwa mereka telah di tes dan negatif untuk COVID-19. Sertifikat harus diterbitkan oleh laboratorium terpercaya di negara asal jamaah tidak lebih dari 72 jam sebelum pemberangkatan.

Para jamaah harus memesan lebih dulu saat akan melakukan ibadah Umrah dan melaksanakan shalat di Dua Masjid Suci, termasuk kunjungan ke Masjid Nabawi dan shalat di ruang Nabi. Semua pemesanan bisa dilakukan melalui aplikasi Eatmarna.

Selain itu, mereka juga diharuskan memiliki penerbangan pulang pergi yang sesuai dengan program Umrah mereka.

Komponen wajib dari paket layanan untuk setiap jamaah, adalah termasuk pemesanan akomodasi yang menyediakan tiga paket makan full board untuk masa karantina, yang minimal harus tiga hari, dan pengangkutan dari pelabuhan ke akomodasi. Mereka juga harus memiliki polis asuransi yang komprehensif.

Para jamaah yang datang dari luar negeri akan dibagi menjadi kelompok yang terdiri dari minimal 50 jamaah. Program terpadu harus dipesan untuk kelompok, termasuk semua layanan yang sesuai dengan tanggal pemesanan mereka untuk melaksanakan Umrah dan mengunjungi Dua Masjid Suci.

Seorang pemandu akan ditunjuk untuk setiap grup, dan agen Saudi akan berkewajiban untuk menyediakan paket layanan yang dikontrak. [mt/ArabNews]
 


Komentar Pembaca