Haknya Dirampas, Pejalan Kaki Minta Petugas Tindak Pedagang dan Ojol yang Mangkal di Trotoar

Daerah  SENIN, 26 OKTOBER 2020 | 20:57 WIB | Giri Sasongko

Haknya Dirampas, Pejalan Kaki Minta Petugas Tindak Pedagang dan Ojol yang Mangkal di Trotoar

Trotoar di Kota Bekasi/gir

 Moeslimchoice | Sejumlah pejalan kaki di Kota Bekasi mengeluh bahwa haknya sebagai pejalan kaki direbut oleh para pengemudi ojek online (Ojol) dan pedagang yang memarkirkan kendaraannya dan menggelar dagangannya di atas trotoar.

Niken Sitoresmi misalnya, ia mengaku jika pemandangan tersebut sudah menjadi 'sarapannya' sehari-hari ketika menuju ke terminal induk Kota Bekasi.

"Setiap pagi saya selalu berjalan kaki lewat Lapangan Multiguna, Bekasi Timur, pasti pemandangan para ojol yang memarkirkan kendaraannya di atas trotoar jalan maupun pedagang yang menggelar dagangannya selalu saya dapati, itukan hak pejalan kaki," keluh Niken, Senin (26/10/2020).

Untuk itu dirinya meminta kepada para petugas terkait di Kota Bekasi agar melakukan tindakan tegas, seperti penertiban maupun memberikan imbauan agar mereka tidak mengambil hak pejalan kaki dengan memarkirkan kendaraannya maupun menggelar dagangannya di atas trotoar.

"Saya berharap adanya tindakan tegas dari dinas maupun petugas terkait untuk menertibkan hal tersebut, sehingga hak pejalan kaki bisa dikembalikan," imbaunya.

Senada dengan Niken, Ario Bismo, salah seorang pejalan kaki menuturkan bahwa banyaknya ojol maupun pedagang yang memarkirkan maupun menggelar dagangannya di atas trotoar jalan di Jalan Lapangan Multiguna, Bekasi Timur sudah berlangsung cukup lama.

Menurut dia, seharusnya ada tindakan tegas dari para petugas yang berwenang untuk mengembalikan hak para pejalan kaki, khususnya trotoar jalan.

"Hal ini sudah berlangsung cukup lama dan seharusnya ada normalisasi dan sterilisasi trotoar dari para pedagang dan ojol yang parkir di atasnya," tegasnya.[fah]




Komentar Pembaca