Kasus COVID-19 Melandai, Pemprov DKI Perpanjang PSBB Transisi

Berita  MINGGU, 25 OKTOBER 2020 | 20:25 WIB

Kasus COVID-19 Melandai, Pemprov DKI Perpanjang PSBB Transisi

foto/net

Pemprov DKI Jakarta kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi selama dua pekan ke depan terhitung mulai besok Senin (26/10). 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, keputusan tersebut 
diputuskan sesuai dengan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1020 Tahun 2020.

Menurut Anies, keputusan itu diambil karena selama PSBB Transisi dalam dua pekan terakhir ini di Jakarta tidak terdapat peningkatan kasus Covid-19 secara signifikan. 

"Pemprov DKI Jakarta dapat menerapkan kembali kebijakan Rem Darurat (Emergency Brake). Artinya, apabila terjadi tingkat penularan yang mengkhawatirkan, Pemprov DKI Jakarta dapat menghentikan seluruh kegiatan yang sudah dibuka selama PSBB Masa Transisi dan menerapkan kembali pengetatan," kata Anies melanjutkan.

Untuk diketahui, dalam dua minggu terakhir penularan covid-19 di Jakarta, dinilai Pemprov DKI Jakarta sudah melandai. Ditandai rata-rata persentase kasus positif sepekan terakhir pada 9,9% dengan ratio test 5,8 per-1000 penduduk dalam sepekan terakhir.

Selain itu, rata-rata keterisian tempat tidur isolasi dalam dua minggu terakhir cenderung menurun dari 64% pada 12 Oktober 2020 menjadi 59% pada 24 Oktober 2020.

Keterisian tempat tidur ICU juga relatif menurun dari 68% pada 12 Oktober 2020 menjadi 62% pada 24 Oktober 2020. Indikator pengendalian COVID-19 dari FKM UI yang sempat menurun pada minggu lalu, yaitu dari skor 60 (18 Oktober 2020) telah membaik menjadi skor 64 (24 Oktober 2020).

Anies menghimbau kepada masyarakat untuk saling mengingatkan dalam menerapkan perilaku 3M sehari-hari. Penerapan 3M ini penting demi kebaikan bersama agar dapat memutus mata rantai penularan COVID-19.

"Jika tidak terdapat peningkatan kasus yang signifikan selama perpanjangan PSBB Masa Transisi ini, berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat Provinsi, maka akan dilanjutkan perpanjangan selama 14 hari berikutnya," kata Anies dalam keterangannya, seperti dilansir dari jpnn, Minggu (25/10).

Perpanjangan PSBB Transisi ini berlaku mulai 26 Oktober 2020 hingga 6 November 2020. Anies menambahkan, pihaknya akan memberhentikan PSBB Transisi untuk kembali memperketat PSBB, apabila terjadi peningkatan kasus Covid-19 secara signifikan. 

"Pemprov DKI Jakarta dapat menerapkan kembali kebijakan Rem Darurat (Emergency Brake). Artinya, apabila terjadi tingkat penularan yang mengkhawatirkan, Pemprov DKI Jakarta dapat menghentikan seluruh kegiatan yang sudah dibuka selama PSBB Masa Transisi dan menerapkan kembali pengetatan," kata Anies.

Sebelumnya, PSBB Transisi sudah dimulai kembali sejak 12 Oktober 2020 dengan ketentuan baru yang harus dipatuhi semua pihak. Penerapan kembali PSBB Transisi ini, artinya terdapat pengurangan aturan yang sebelumnya berlaku pada PSBB Total. [mt]


Komentar Pembaca