Anies Ingatkan Camat dan Lurah Gunakan Alat Ukur untuk Tahu Volume Air Hujan

Berita  JUMAT, 23 OKTOBER 2020 | 17:00 WIB

Anies Ingatkan Camat dan Lurah Gunakan Alat Ukur untuk Tahu Volume Air Hujan

foto/net

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjelaskan, bahwa banjir yang terjadi di Jakarta merupakan masalah menahun dan harus mendapat perhatian penuh. 

Oleh karena itu, dia mengingatkan seluruh Camat dan Lurah agar dapat mengetahui volume air hujan dengan menggunakan alat ukur. Hal tersebut dikatakan Gubernur ketika melakukan diskusi bersama dengan 10 Camat dan 37 Lurah Se-Jakarta Selatan, guna membahas masalah genangan dan banjir saat turun hujan.

Diskusi yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Pancoran itu diikuti oleh Jajaran pejabat tingkat kota, mulai dari Wakil Wali Kota, para asisten Sekko, para Camat di seluruh wilayah Jakarta Selatan dan juga 37 Lurah yang wilayahnya masih kedapatan banjir.

"Air hujan yang bisa ditampung di drainase kita yaitu milimeter. Di atas itu maka banjir. Seperti gelas, gelas itu daya tampungnya 200 milimeter, tapi kalau dituang satu liter, itu tumpah," kata Anies saat diskusi dengan 37 Camat se-Jakarta Selatan di Kantor Kecamatan Pancoran, Kamis (22/10).

Anies juga menjelaskan, bahwa curah hujan di atas 150 milimeter sudah terhitung sangat lebat, bahkan masuk dalam sudah ekstrem. Masyarakat juga perlu diberikan edukasi mengenai ambang batas curah hujan dengan ukuran ekstrem tersebut. 

"Sehingga kita perlu dilakukan kampanye tentang ambang batas ini," katanya. 

Pasalnya, banjir merupakan masalah yang sudah menahun yang mana harus menjadi perhatian penuh dalam mengantisipasi musim penghujan. Untuk dapat mendeteksi masalah banjir saat turun hujan, Anies mengingatkan kepada seluruh Camat dan Lurah agar mengetahui seberapa banyak Volume air hujan dengan alat ukur.

"Supaya tahu betul volume air hujan yang turun, sehingga bisa memprediksi," tuturnya. 

Anies berharap, ke depan seluruh kecamatan dan kelurahan memiliki alat ukur untuk mengetahui volume air hujan yang turun. Kalau curah hujan di atas 150 mm sudah sangat lebat, sudah ekstrem, jadi saya ingin kita sama-sama Kampanyekan tentang ambang batas ini," katanya. [mt]


Komentar Pembaca