Menteri Haji dan Umrah: Keamanan Jamaah adalah Prioritas Utama Arab Saudi

Kabar Tanah Suci  RABU, 21 OKTOBER 2020 | 02:30 WIB

Menteri Haji dan Umrah: Keamanan Jamaah adalah Prioritas Utama Arab Saudi

foto/net

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr. Mohammed Saleh Benten mengatakan pada Senin (19/10) bahwa kesehatan, keselamatan, dan keamanan para jamaah adalah prioritas utama pemerintah Arab Saudi.

Berbicara pada seminar online bertajuk "Umrah di tengah prosedur sederhana dan tindakan pencegahan yang ketat," dia mengatakan, pihak berwenang Saudi telah melakukan upaya bersama untuk melayani jamaah tanpa mengorbankan keselamatan mereka. 

Sheikh Abdulrahman Al-Sudais, kepala Presidensi Dua Masjid Suci dan Wakil Menteri Haji, Dr. Abdulfattah Mashat juga menghadiri seminar tersebut.

"Semua entitas pemerintah secara kolektif bekerja untuk memastikan bahwa jamaah Umrah telah terdaftar di aplikasi Tawakkalna. Mereka menindaklanjuti untuk memastikan bahwa pengunjung belum lama ini bercampur dengan siapa pun yang memiliki virus corona atau mengembangkan gejala COVID-19," kata Benten.

Benten mengatakan, dibukanya kembali Umrah secara bertahap dilakukan setelah mempelajari situasi global. Dia mengatakan, pemberlakuan kembali batasan jamaah Umrah tidak bisa dikesampingkan. Dia mengatakan itu semua tergantung pada jumlah infeksi di seluruh dunia.

"Kami berhubungan dekat dengan Kementerian Kesehatan, dan jika kami mendeteksi adanya bahaya, kami akan segera mengubah rencana kami. Namun, kami mungkin akan menambah jumlah pengunjung jika kami menyaksikan penurunan kasus COVID-19," tambahnya.

Menteri menyimpulkan, bahwa membuka Umrah untuk pengunjung Internasional akan menjadi keputusan yang luar biasa. 

"Sejauh ini belum ada negara yang mengumumkan menerima pengunjung sebanyak itu selama pandemi. Setelah disetujui, Arab Saudi akan menjadi satu-satunya negara yang mengambil inisiatif seperti itu," tambah Benten.

Al-Sudais menyoroti langkah-langkah yang diambil untuk membantu jamaah melakukan ritual di lingkungan yang aman tanpa kerepotan. [mt/AN]


Komentar Pembaca