Dua Minggu Dirawat, Pollycarpus Meninggal Dunia Akibat COVID-19

Nasional  SABTU, 17 OKTOBER 2020 | 22:15 WIB

Dua Minggu Dirawat, Pollycarpus Meninggal Dunia Akibat COVID-19

foto/net

Moeslimchoice. Politikus dari Partai Berkarya, Pollycarpus Budihari Priyanto telah meninggal dunia pada Sabtu (17/10) hari ini pukul 14.52 WIB.

Kabar meninggalnya Pollycarpus telah dikonfirmasi oleh mantan kuasa hukumnya, Wirawan Adnan saat dihubungi awak media, Sabtu (17/10). 

Sementara itu, Wirawan sendiri mendapatkan kabar meninggalnya Pollycarpus setelah mendengar langsung pernyataan Josphina Hera, istri Pollycarpus. 

"Ya, meninggal. Kabar meninggalnya dari istrinya, Mbak Hera yang mengabarkan jam 14.52," ujar Wirawan kepada awak media, seperti dilansir dari jpnn, Sabtu (17/10).

Menurut Wirawan, seperti yang diinformasikan Hera, bahwa Pollycarpus meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19. Pollycarpus meninggal setelah menjalani perawatan di Rumat Sakit Pusat Pertamina (RSPP) selama 16 hari.

"Meninggal dunia karena Covid-19. Itu saja konfirmasinya," katanya.

Seperti diketahui, pada 2005 lalu dalam sidang pembunuhan pegiat HAM, Munir Said Thalib, Pollycarpus resmi dinyatakan bersalah dan divonis 14 tahun penjara oleh majelis hakim.

Pollycarpus, yang kala itu menjadi pilot maskapai penerbangan Garuda Indonesia, terbukti menuangkan racun arsenik ke jus jeruk yang diminum Munir di pesawat.

Munir dinyatakan meninggal dalam perjalanan ke Amsterdam pada 7 September 2004.

Pollycarpus menghirup udara bebas dari Lapas Sukamiskin pada 2014. Pollycarpus menjalani masa penahanannya selama 8 tahun 11 bulan, sejak dibacakan vonis pada 20 Desember 2005. [mt]


Komentar Pembaca