Dituduh Sebarkan Hoax, Petinggi KAMMI Syahganda Nainggolan Ditangkap

Polhukam  SELASA, 13 OKTOBER 2020 | 22:15 WIB

Dituduh Sebarkan Hoax, Petinggi KAMMI Syahganda Nainggolan Ditangkap

foto/net

Moeslimchoice. Salah satu petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Pusat, bernama Syahganda Nainggolan ditangkap oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Penangkapan dilakukan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan pada Senin (12/10) malam.

Kadiv Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan adanya kabar penangkapan tersebut.  

"Iya benar, dilakukan penangkapan," kata dia saat dikonfirmasi, seperti dilansir dari jpnn, Selasa (13/10).

Penangkapan ini diduga dilakukan karena cuitan Syahganda Nainggolan di Twitter terkait Omnibus Law. Namun, Argo belum mau memerinci soal dugaan tersebut.

Sementara itu, dari salinan surat penangkapan terhadap Syahganda bernomor SP.Kap/65/X/2020/Dittipidsiber, pelaku diduga melakukan tindak pidana menyebarkan berita bohong yang menimbulkan keonaran dan rasa kebencian di masyarakat sebagaimana dimaksud Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang peratuan hukum pidana dan atau Pasal 45A ayat 2 Jo Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE. 

Selain Syahganda Nainggolan, dua tokoh lainnya yaitu Jumhur Hidayat dan Anton Permana juga turut ditangkap Bareskrim.

Syahganda dan Jumhur diamankan pada Selasa pagi, 13 Oktober 2020. Sedangkan Anton Permana ditangkap lebih dulu pada Minggu, 11 Oktober 2020.

Untuk Syahganda dan Anton, polisi menyampaikan keduanya ditangkap karena dugaan pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yang berkaitan tentang hoaks Omnibus Law Cipta Kerja.

Namun, Argo baru membenarkan penangkapan terhadap Syahganda saja. Untuk nama-nama lain yang juga ditangkap, Argo belum memberikan pembenaran. [mt]


Komentar Pembaca