Kemenag Buka Seleksi Imam Masjid untuk Ditempatkan di UAE

Nasional  SABTU, 10 OKTOBER 2020 | 16:15 WIB

Kemenag Buka Seleksi Imam Masjid untuk Ditempatkan di UAE

foto/net

Moeslimchoice. Kementerian Agama (Kemenag) membuka seleksi calon Imam Masjid untuk ditempatkan di Uni Emirat Arab (UEA). Seleksi ini ditujukan untuk seluruh umat Islam di Indonesia yang memiliki kriteria sesuai syarat yang telah ditentukan.

Direktur Penerangan Agama Islam, Juraidi mengatakan, seleksi calon Imam ini digelar untuk memenuhi permintaan Uni Emirat Arab terkait Imam Masjid asal Indonesia.

"Kami menargetkan 100 orang dari seleksi ini," kata Juraidi, seperti dilansir dari laman resmi Kemenag, Sabtu (10/10).

Lebih lanjut Juraidi mengatakan, telah mengirim undangan ke seluruh Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) di seluruh Provinsi di Indonesia.

Untuk persyaratan umum, Juraidi menjelaskan, bahwa calon Imam harus hafal Al-Quran 30 juz, sehat jasmani dan rohani, menguasai Ilmu Tajwid, memiliki suara fasih, menguasai bahasa Arab, memahami hukum fikih dan memiliki pemikiran yang jernih.

"Calon Imam juga memahami retorika dakwah, mampu berkhutbah, berakhlak baik, berfaham ahlus sunnah wal jamaah dengan manhaj Wasatiyah, tidak tergabung dalam partai politik, menyiapkan dokumen ke luar negeri dan minimal berumur 25 tahun atau sudah menikah," ujarnya.

Dia mengatakan, bagi yang berminat bisa mengirimkan CV melalui surat elektronik di alamat [email protected] sampai 20 Oktober 2020.

"Seleksi akan dilakukan tanggal 2 November sampai 4 November 2020," tambahnya.

Nanti bagi peserta yang lulus, menurut Juraidi akan dikirim ke UEA dan bertugas selama dua tahun, sesuai perjanjian MoU antara Indonesia dan UEA.

"Para Imam terpilih akan bertugas minimal 2 tahun dan bisa diperpanjang sesuai kinerja," pungkasnya. [mt]


Komentar Pembaca