Gunakan Lagu Hadits Nabi dalam Peragaan Pakaian Dalam, Rihanna Minta Maaf Pada Komunitas Muslim

Islamtainment  RABU, 07 OKTOBER 2020 | 22:30 WIB

Gunakan Lagu Hadits Nabi dalam Peragaan Pakaian Dalam, Rihanna Minta Maaf Pada Komunitas Muslim

foto/net

Penyanyi Rihanna mengeluarkan pernyataan minta maaf kepada komunitas Muslim pada Selasa (6/10) setelah dikritik, karena menggunakan lagu yang mengambil sampel bacaan dari hadits suci Islam untuk peragaan busana 'Savage X Fenty 2020' minggu lalu.

Pada awalnya, pertunjukan atau peragaan pakaian dalam dari artis yang kini menjadi desainer dan pemilik brand pakaian dalam Savage X fenty ini mendapat pujian karena inklusivitasnya, namun setelah diketahui  bahwa dalam background musiknya menyinggung komunitas Muslim, Rihanna pun langsung diperingatkan oleh beberapa penggemar Muslim, karena tidak menghormati agama, kesalahan yang dia anggap sebagai "jujur, namun ceroboh."

"Saya ingin berterima kasih kepada komunitas Muslim, karena telah menyadarkan saya, yang secara tidak sengaja menyinggung dalam pertunjukan kurang etis oleh Savage X fenty kami," tulis Rihanna di Instagram Stories-nya. 

"Lebih penting lagi, saya ingin meminta maaf kepada Anda atas kesalahan yang jujur namun ceroboh ini," tambahnya.

Permintaan maaf tersebut dikeluarkan di akun Instagram resmi Savage X Fenty, salah satu dari banyak usaha bisnis hitmaker yang telah membuat langkah untuk menjadi inklusif dan secara historis menyertakan wanita berhijab dalam pemasaran mereka.
 
Rihanna menjadi model dengan mengenakan pakaian dalam warna-warni berjalan di atas catwalk dan menari mengikuti lagu "Doom", lagu EDM 2017 oleh produser yang berbasis di London, Coucou Chloe, selama segmen Savage X Fenty Vol. 2. 

Remix tersebut pernah disebut di masa lalu dan kembali memicu reaksi karena seksual di peragaan busana, yang mendapat rilis heboh di Amazon Prime Video minggu lalu.

Dalam Islam, dianggap haram, atau dilarang, menggunakan nama Allah, kata-kata dalam Al-Quran atau Nabi Muhammad SAW secara tidak sopan. Hadits adalah catatan perkataan dan tindakan Nabi Muhammad SAW. Pengikut Rihanna di Instagram membanjiri komentarnya untuk menngingatkan hal itu, dan mendesaknya untuk mengeluarkan permintaan maaf.
 
Produser Chloe juga menggunakan akun Twitter-nya, untuk mengatasi reaksi negatif tersebut dan mengatakan, dia akan menghapus lagu tersebut dari layanan streaming.

"Saya sangat ingin meminta maaf atas pelanggaran yang disebabkan oleh sampel vokal yang digunakan dalam lagu saya 'Doom'," tulisnya. 

"Lagu itu dibuat menggunakan sampel dari trek Baile Funk yang saya temukan online. Pada saat itu, saya tidak mengetahui bahwa sampel tersebut menggunakan teks dari sebuah Hadits Islam," tambah Chloe. [mt/LosAngelesTimes]
 


Komentar Pembaca