Dikabarkan Hancurkan Ribuan Masjid di Uighur, Wamenag Harap China Menjelaskannya

Nasional  SENIN, 28 SEPTEMBER 2020 | 16:30 WIB

Dikabarkan Hancurkan Ribuan Masjid di Uighur, Wamenag Harap China Menjelaskannya

foto/net


Moeslimchoice. Sebuah laporan dari Lembaga Konsultan di Australia, mengabarkan bahwa otoritas China telah menghancurkan ribuan Masjid di Xinjiang dan menahan jutaan Muslim Uighur pada sebuah kamp.

Diberitakan juga, bahwa mereka juga dipaksa menghentikan kegiatan tradisional dan keagamaan. Namun hal itu langsung dibantah oleh Kementerian Luar Negeri China. Meski begitu, informasi tersebut terus bergulir.

"Kami mencermati perkembangan berita itu. Ada berita bahwa ribuan Masjid di wilayah Xinjiang, di Uighur dirobohkan. Kami mencermati perkembangannya dan ada juga informasi bantahan dari otoritas setempat," kata Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'adi, di Jakarta, seperti dilansir dari laman resmi Kemenag, Senin (28/9). 

"Namun demikian, kami meminta otoritas setempat, dalam hal ini Pemerintah China untuk memberikan kejelasan apa yang terjadi. Sehingga dapat menjawab pertanyaan umat Muslim di dunia tentang apa yang sesungguhnya terjadi," ujar Wamenag.

Menurut Wamenag, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI untuk mendiskusikan informasi tersebut, sekaligus menyampaikan kepedulian Muslim Indonesia kepada masyarakat Uighur. 
"Karena ini menyangkut dengan hubungan diplomatik," tutur Wamenag. 

Jika memang ada persoalan yang terkait dengan kehidupan beragama di sana, Wamenag menggarisbawahi tentang pentingnya kebebasan dalam beragama.

"Kami di Kementerian Agama berpandangan bahwa kebebasan beragama adalah hak asasi manusia yang harus dilindungi, dijaga, dan dihormati," kata Wamenag menegaskan. [mt]


Komentar Pembaca