Pesantren Diharapkan Wapres Jadi Pusat Perubahan

Nasional  MINGGU, 27 SEPTEMBER 2020 | 09:25 WIB | Sunarya Sultan

Pesantren Diharapkan Wapres Jadi Pusat Perubahan

Foto/net

Moeslimchoice | Pesantren diharapkan Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menjadi markazul ishlah atau pusat perubahan, perbaikan dan inovasi. Pesantren juga harus menjadi episenter pemberdayaan masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan Wapres saat mengikuti secara daring wisuda S1 Sekolah Tinggi Ilmu Fiqih (STIF) Syeikh Nawawi Tanara (Syentra), di Serang, Banten, Sabtu (26/9/2020).

"Dulu pesantren sebagai pusat perlawanan melawan penjajah. Sekarang, selain menyiapkan orang paham agama, pesantren juga menjadi pusat pengembangan, perubahan, perbaikan, dan inovasi, termasuk pusat pemberdayaan masyarakat," jelas Ma’ruf, dikutip dari laman Kemenag.

Terkait itu, kata Wapres, Pesantren Syeikh Nawawi dibangun dengan misi menyiapkan orang paham agama untuk melanjutkan tugas ulama (kaderisasi), serta pusat perbaikan, perubahan, dan inovasi.

Karena itu, selain kegiatan akademik STIF Syentra juga dilengkapi Bank Wakaf Mikro dan BMT. Keduanya menjadi laboratorium perkuliahan sekaligus media melakukan pengembangan kepada masyarakat.

"Sehingga, pesantren menjadi tempat perubahan pengembangan ekonomi, baik di sektor keuangan, retail, dan pengembangan lainnya," pungkas Ma'ruf.

Ketua Yayasan STIF Syentra Siti Ma'rifah melaporkan, 31 wisudawan S1 angkatan pertama di STIF. Dia berharap mereka nantinya dapat ikut mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah demi kemasalahatan umat di Indonesia.

Menurut Ma'rifah, STIF Syentra merupakan satu-satunya perguruan tinggi keagamaan Islam dengan prodi ilmu Fiqih di Indonesia. Izin operasional terbit pada 2016, STIF kini sudah terakreditasi BAN PT. [ary]


Komentar Pembaca