Lebanon Siapkan Rp 981 Miliar Dana Kompensasi Korban Ledakan Beirut

Internasional  JUMAT, 25 SEPTEMBER 2020 | 16:00 WIB | RMOL

Lebanon Siapkan Rp 981 Miliar Dana Kompensasi Korban Ledakan Beirut

Situasi Beirut pasca ledakan yang pada 4 Agustus 2020/net

MoeslimChoice | Pemerintah Lebanon merilis program kompensasi atas ribuan rumah dan bisnis yang hancur akibat ledakan besar di Pelabuhan Beirut pada 4 Agustus lalu.

Pada Kamis, 24/9/20, Presiden Michel Aoun telah menandatangani dekrit yang mengalokasikan 100 miliar pound Lebanon atau setara dengan Rp 981 miliar (Rp 9,8/pound Lebanon) untuk program tersebut.

Dimuat Associated Press, dekrit tersebut juga menugaskan tentara pemerintah kota untuk menyiapkan mekanisme distribusi dana.

Kompensasi sendiri akan diberikan kepada mereka yang rumah dan bisnisnya hancur. Di mana menurut militer, ada hampir 61 ribu rumah dan lebih dari 19 ribu bisnis yang rusak.

Ledakan yang menewaskan lebih dari 190 orang dengan 6.000 lainnya terluka pada awal bulan lalu itu telah memperparah krisis ekonomi terburuk di Lebanon sejak perang saudara 1975-1990.

Pada tanggal 9 Agustus, komunitas internasional menjanjikan bantuan darurat sekitar 300 juta dolar AS pada konferensi yang diselenggarakan bersama oleh Prancis dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

PBB akan mengoordinasikan bantuan untuk memastikan bantuan tersebut menjangkau mereka yang membutuhkan secara langsung daripada melalui badan-badan pemerintah Lebanon, yang secara luas dituduh melakukan korupsi.

Pada Selasa, 4/8/20 pukul 18.02 waktu setempat, sebuah ledakan dahsyat terjadi di pelabuhan Beirut. Guncangan akibat ledakan tersebut setara dengan gempa berkekuatan magnitudo 3,3 di permukaan tanah.

Laporan awal menunjukkan, sumber ledakan adalah 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan di sebuah gudang dekat pelabuhan. Zat mudah terbakar tersebut menciptakan ledakan hebat karena panas kebakaran yang terjadi di sebuah situs dekat pelabuhan. (wrn)


Komentar Pembaca