Muhammadiyah Mau Gugat Pemerintah Jika Pilkada Bikin Covid-19 Makin Parah

Nasional  JUMAT, 25 SEPTEMBER 2020 | 08:42 WIB

Muhammadiyah Mau Gugat Pemerintah Jika Pilkada Bikin Covid-19 Makin Parah

MoeslimChoice | Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mempertimbangkan gugatan terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan para pemangku kebijakan lainnya jika Pilkada serentak 2020 ternyata membuat wabah Covid-19 semakin parah. Langkah ini menjadi pertimbangan lantaran Pemerintah tetap akan melangsungkan Pilkada meskipun sudah muncul desakan untuk menundanya.

"Kita tetap berharap tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Namun, jika ternyata Covid-19 semakin parah pasca Pilkada, bisa jadi kami bersama komponen lain akan menggugat pemerintah, KPU, DPR yang tetap memutuskan Pilkada 9 Desember," kata Sekretaris Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik PP Muhammadiyah, Abdul Rohim Gazali, Kamis, 24/9/20.

Rohim mengatakan gugatan bersama itu kemungkinan bersifat class action (gugatan kelompok). Lantaran materi gugatannya adalah kebijakan maka gugatan akan menempuh jalur peradilah Tata Usaha Negara.

Sejauh ini belum ada tanda-tanda Pilkada 2020 akan ditunda. Juru Bicara Kepresidenan, Fadjroel Rachman menegaskan pemungutan suara pilkada di 270 daerah akan tetap dilaksanakan serentak pada 9 Desember 2020 mendatang.

"Pilkada 2020 tetap sesuai jadwal, 9 Desember 2020, demi menjaga hak konstitusi rakyat, hak dipilih dan hak memilih," kata Fadjroel dalam siaran pers, Senin, 21/9/20. (nry)


Komentar Pembaca