Pertama Kalinya dalam 5 Bulan, Arab Saudi Catat Kasus COVID-19 Kurang dari 500

Kabar Tanah Suci  SENIN, 21 SEPTEMBER 2020 | 18:00 WIB

Pertama Kalinya dalam 5 Bulan, Arab Saudi Catat Kasus COVID-19 Kurang dari 500

foto/net

Moeslimchoice. Untuk pertama kalinya dalam waktu lebih dari lima bulan, kasus COVID-19 harian yang dikonfirmasi Arab Saudi turun menjadi di bawah 500.

Dengan perayaan Nasional Kerajaan Arab Saudi pada Rabu (16/9), juru bicara Kementerian Kesehatan, Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly, mengingatkan penduduk Saudi untuk waspada, dan menambahkan bahwa, "kami tidak mengambil keputusan untuk kembali dengan hati-hati. Negara-negara yang memilih untuk melanjutkan (sektor) melakukannya setelah melakukan studi, penelitian, dan pembuktian semua menjadi pertimbangan dan mengikuti dengan ketat, "katanya dalam konferensi pers Minggu (20/9).

"Kami menyaksikan hasil kerja kami hari ini. Semua angka menunjukkan peningkatan besar melalui upaya semua orang," katanya.

Meskipun jumlah kasus yang tercatat rendah, Al-Aly mengimbau masyarakat untuk tidak melanjutkan aktivitas dan pertemuan tanpa kehati-hatian.

"Kami masih melihat sejumlah orang tidak mematuhi tindakan pencegahan keamanan. Meski jumlahnya terbatas, kami tidak ingin tempat-tempat tertentu menjadi episentrum virus seperti di beberapa negara. Kami tidak ingin keluar dari jalur yang kami inginkan." 

Dia merevisi tindakan pencegahan keamanan dan menambahkan bahwa orang dengan gejala apa pun harus mengkarantina diri mereka sendiri dan menolak undangan sosial dalam bentuk apa pun.

Sebanyak 483 kasus baru COVID-19 tercatat di Arab Saudi pada Minggu (20/9), yang berarti 329.754 orang di Arab Saudi sekarang telah tertular penyakit tersebut. Di antaranya ada 14.830 kasus aktif, dan yang kritis sebanyak 1.138 kasus.

Kasus kritis juga turun 12 persen, dari awalnya sebanyak 2.500 kasus kini turun menjadi kurang dari 1.200 kasus.

Diumumkan pula Sebanyak 1.009 kasus yang sembuh, sehingga jumlah total yang menjadi 310.439 kasus, sementara 27 kasus meninggal telah dilaporkan hari Minggu (20/9) dalam waktu 24 jam. Sehingga menjadikan jumlah total kasus meninggal menjadi 4.485 kasus. [mt/AN]


Komentar Pembaca