Kasus Baru Terus Meningkat, Kota Nice Prancis Wajibkan Masker Dan Batasi Pertemuan Hanya Sepuluh Orang

Internasional  SABTU, 19 SEPTEMBER 2020 | 14:30 WIB | RMOL

Kasus Baru Terus Meningkat, Kota Nice Prancis Wajibkan Masker Dan Batasi Pertemuan Hanya Sepuluh Orang

Orang-orang menggunakan masker di Kota Nice Prancis/Net

MoeslimChoice | Pihak berwenang Kota Nice Prancis telah mengumumkan serangkaian aturan baru untuk memerangi meningkatnya jumlah kasus virus corona di kota itu berupa batasan pertemuan publik dan waktu penutupan bar.

Kelompok orang yang berkumpul di taman, di pantai, atau di sepanjang kawasan pejalan kaki sekarang dibatasi hingga 10 orang saja. Pertemuan besar, seperti konser atau acara olahraga, sekarang juga akan dibatasi hingga 1.000 orang, turun jauh dari yang awalnya 5.000.

"Bar dan tempat lain yang menjual minuman harus tutup pada pukul 00:30 waktu setempat, sementara konsumsi alkohol di tempat umum akan dilarang setelah pukul 20:00, begitu juga dengan penjualan minuman beralkohol," kata pengumuman tersebut, seperti dikutip dari The Connexion, Jumat, 18/9/20.

Tindakan baru tersebut diumumkan oleh Prefektur Alpes-Maritimes Bernard Gonzalez dalam sebuah pernyataan yang juga dihadiri oleh Walikota Nice Christian Estrosi pada Jumat (18/9).

"Langkah-langkah baru dapat diperluas ke seluruh departemen, tergantung pada bagaimana situasi virus corona berkembang," kata Gonzales.

Dalam kesempatan itu Walikota Estrosi juga mengumumkan pembuatan slot waktu khusus untuk orang berusia di atas 65 tahun yang menggunakan layanan publik.

Walikota juga mengatakan bahwa tes yang dilakukan di Nice sekarang akan diprioritaskan untuk orang yang memiliki gejala, orang dengan resep medis, kasus kontak, dan perawat.

Dalam tujuh hari terakhir, departemen Alpes-Maritimes telah mencatat 154 kasus virus korona untuk setiap 100 ribu orang, menjadikannya salah satu tingkat tertinggi di negara ini. Bouches-du-Rhône, tempat Marseille berada, mencatat 208,5, sedangkan Paris 157,7.

Selain aturan pembatasan baru, Kota Nice juga telah mewajibkan penggunaan masker dalam setiap kegiatan.

Tindakan lebih lanjut juga diharapkan segera diumumkan di Lyon.

Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran mengatakan bahwa jika situasinya tidak membaik di Marseille dan di pulau Guadeloupe, maka mungkin ada pembatasan pada pertemuan publik dan penutupan bar.

Nice adalah sebuah kota di Prancis Selatan yang terletak di tepian Laut Tengah, antara Marseille dan Genoa, dengan penduduk sekitar 933.080 di wilayah metropolitan pada sensus 1999. Kota ini merupakan pusat turis utama dan resort nomor satu di Riviera Prancis - Côte d'Azur. (wrn)


Komentar Pembaca