Perang Influencer di Pilkada Pacitan

Daerah  SENIN, 14 SEPTEMBER 2020 | 11:02 WIB

Perang Influencer di Pilkada Pacitan

MoeslimChoice | Perang influencer yang melibatkan pengamat politik mewarnai suasana menjelang Pilkada Pacitan, Jawa Timur. Setelah muncul analisis pengamat Joko Subagyo dari Jakarta yang menyebutkan pemilihan Bupati-Wakil Bupati Pacitan akan dimenangi oleh pasangan Yudi Sumbogo – Isyah Ansori (Mbois), datang pula yang sebaliknya.

Roni Asfar Susanto, yang pernah bekerja belasan tahun sebagai konsultan Advokasi Kebijakan publik Program-program USAID mengemukakan, pasangan Aji-Gagarin justru mempunyai potensi kemenangan lebih tinggi pada head to head dengan Mbois. Sejumlah alasan menjadi dasar simpulan Roni Asfar.

“Pertama, melihat Pacitan sebagai kota yang basis biru (Demokrat), secara otomatis akan berdampak besar untuk kemenangan Aji-Gagarin nanti dan semua itu bisa dilihat,” katanya kepada kontributor moeslimchoice.com Suluh Apriyanto di Pacitan, Senin,14/9/20.

Roni menambahkan, pasangan Aji-Gagarin ini mempunyai konstituen terbukti jauh lebih real dan sudah mengakar sampai level terbawah (akar rumput/grassroots-nya kuat) selama tiga periode. “Ya lihat saja, semua masyarakat Pacitan pasti tahu siapa Aji dan siapa Gagarin. Maka dengan hal itu sudah pasti kan,”tegasnya.

Roni juga menyimpulkan beberapa poin kekuatan yang dimiliki oleh Partai Demokrat dan Partai Golkar melalui kadernya, Indratama Nur Bayuaji dan Gagarin Sumrambah.
 
Partai Demokrat dan Partai Golkar sebagai kendaraan dan mesin politik Aji-Gagarin, lebih kuat dan efektif menjadi pemenang dalam setiap event pemilu di daerah ini (Kabupaten Pacitan). Kedua mesin partai tersebut masih mendapatkan tambahan dukungan 13 mesin lainnya yang sudah menyatakan berkoalisi.

Aji Gagarin secara karakteristik personal lebih mampu merepresentasikan rata-rata kalangan pemilih, mengingat peredaran geraknya cukup merata di semua kalangan. Antara lain kelompok masyarakat usia lanjut, kelompok millenial, masyarakat pedagang, nelayan, masyarakat berbasis agama, kelompok masyarakat seni budaya olahraga, kepariwisataan serta pendidikan

Selanjutnya, kata Roni Asfar, Aji Gagarin usianya terbilang muda, sehingga mempunyai energi yang lebih besar dalam dinamika pergerakan kontestasi, seperti dalam merajut dukungan dari elemen-elemen yang selama ini belum bergabung. Tambahan pula, kata dia, pemilih Pacitan paham Aji-Gagarin sejak kecil selalu tinggal dan mengabdi di kabupaten ini sehingga sangat layak mereka membangun daerahnya. "Kesetiannya kepada pacitan sudah teruji," ungkap Roni Asfar.

Adanya hitung-hitungan dari bapaslon yang tidak menerima rekomendasi partai (Demokrat – Golkar) yang diperkirakan akan bersatu dan mengalihkan suaranya kepasangan Mbois, Roni Asfar berpendapat lain. “Pastinya mereka akan bergabung dengan Aji-Gagarin. Mengingat visi-visi yang mereka luncurkan, secara umum substansinya mempunyai kesamaan dengan visi/gagasan yang dibangun oleh Aji Gagarin dalam memajukan Pacitan dimasa depan,” pungkas Roni Asfar. (wrn)


Komentar Pembaca