Gabungan Ormas Islam Klaten Tuntut Menag Fachrul Razi Dicopot, Ini Alasannya

Daerah  JUMAT, 11 SEPTEMBER 2020 | 19:54 WIB

Gabungan Ormas Islam Klaten Tuntut  Menag Fachrul Razi Dicopot, Ini Alasannya

Aksi demo gabungan Ormaa Islam Klaten/net

Moeslimchoice | Gabungan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang mengatasnamakan diri sebagai Umat Islam Klaten menuntut agar Menteri Agama Fachrul Razi dicopot. Tuntutan tersebut disampaikan melalui aksi demo di depan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Klaten, Jumat (11/9/20).

Dilansir dari Solopos.com, dalam menyampaikan aspirasinya, massa menggelar longmarch dari Masjid Agung Al Aqsha Klaten menuju Kantor Kemenag Klaten di Jl Ronggowarsito Klaten.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Damai Umat Islam Klaten, Norman Arista Abdurahman, mengatakan unjuk rasa itu digelar sebagai reaksi atas penyataan sang menteri.

"Siang ini, bukan aksi damai ke Kemenag Klaten. Tapi lebih ke pernyataan menag yang sebabkan umat Islam resah. Menag telah membikin stigma mereka yang jadi penghafal Alquran cikal bakal radikalisme. Padahal Islam itu rahmatan lil alamin. Tuntutan kami, copot menag," kata Norman.

Dalam tuntutan lengkapnya, Umat Islam Klaten menyebutkan beberapa alasan Fachrul Razi dianggap tak layak memegang jabatan sebagai menteri agama. Salah satu alasan itu adalah karena Fachrul Razi tak memiliki latar belakang sebagai ulama atau ahli agama Islam.

Berikut isi tuntutan Umat Islam Klaten yang ingin Menteri Agama Fachrul Razi mundur dari jabatannya:

1. Pemilihan dan pengangkatan saudara Fachrul Razi sebagai menteri agama yang berlatar belakang bukan dari ulama atau orang yang paham tentang agama, khususnya Islam kami pandang tidak tepat. Hal ini tidak sesuai dengan asas The Right Man in The Right Place.

2. Sejak awal dilantik sampai saat ini, Menteri Agama RI, Fachrul Razi selalu mengeluarkan ungkapan, narasi, pernyataan, serta kebijakan yang tidak positif serta tidak produktif bagi kehidupan beragama rakyat Indonesia, terutama umat Islam yang menjadi bagian terbesar dari NKRI.

3. Ungkapan, narasi, pernyataan serta kebijakan Menteri Agama RI, Fachrul Razi cenderung membikin gaduh serta justru memojokkan umat Islam yang notabene penyandang saham terbesar berdirinya RI ini. Sehingga wajar ada yang bertanya, kok menteri agama benci dengan agama?

4. Dengan dasar pemikiran yang independen, objektif, berakal sehat, serta tentunya panduan nurani kami sebagai rakyat dan umat Islam, kami dari umat Islam Jateng menuntut kepada presiden RI untuk mengganti Menteri Agama RI, Fachrul Razi secepatnya.

5. Usulan menteri agama yang mau menyertifikasi para mubalig dan dai tidak tepat dan tidak punya kapasitas untuk menilai. Pastinya, menteri agama pun pasti tidak lolos uji sertifikasi. Demikian pernyataan sikap kami dari umat Islam Jateng sebagai bentuk Jihadul Kalimah dari kami.

Sementara itu Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan, pihaknya menerjunkan 299 aparat untuk mengawal aksi massa tersebut. berorasi di depan kantor Kemenag, jumlah aparat keamanan yang diterjunkan guna menjaga iklim kondusivitas selama aksi damai berlangsung mencapai 299 orang.

"Di sini, kami melakukan pengamanan. Selama aksi, arus lalu lintas kami alihkan sementara," katanya.[rhy]


Komentar Pembaca