10 Artis Ini Ramaikan Pilkada 2020, Siapa Saja Mereka?

Islamtainment  KAMIS, 10 SEPTEMBER 2020 | 15:30 WIB

10 Artis Ini Ramaikan Pilkada 2020, Siapa Saja Mereka?

foto/net

Moeslimchoice. Pilkada tahun 2020 yang akan berlangsung pada 9 Desember mendatang akan diramaikan oleh sejumlah selebriti yang ikut maju dalam Pemilihan Kepala Daerah. 

Setelah menjalani proses pendaftaran pada beberapa hari lalu, dan juga tes kesehatan, kini para publik figur tersebut tengah menunggu KPU Daerah menetapkan nama-nama pasangan calon. 

Jika telah ditetapkan sebagai calon, maka mereka akan memasuki tahapan kampanye Pilkada di daerah masing-masing. 

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut 10 artis yang maju di Pilkada 2020:

1. Sahrul Gunawan 
Aktor Sahrul Gunawan maju dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung 2020.

Pemain sinetron Jin dan Jun itu mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Bupati, mendampingi Dadang Supriatna sebagai Calon Bupati. Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan didukung oleh sejumlah partai politik yaitu PKB, Nasdem, Demokrat, dan PKS.

2. Adly Fairuz

Aktor Adly Fairuz bertarung dalam Pilkada Karawang 2020.  Pemain sinetron Cinta Fitri itu menjadi Calon Wakil Bupati mendampingi Yesi Karya Lianti. Pasangan Yesi Karya Lianti dan Adly Fairuz diusung oleh partai PDIP, PBB, PAN, dan PPP.

3. Lucky Hakim 

Aktor Lucky Hakim mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Indramayu. Pria 42 tahun itu berpasangan dengan Nina Agustin Da'i Bachtiar, putri mantan Kapolri Da'i Bahtiar yang menjadi Calon Bupati Indramayu dalam Pilkada 2020. 

4. David Chalik

Aktor kenamaan David Chalik turut bertarung dalam Pilkada 2020 untuk kawasan Sumatera Barat.

Pemain film Liam dan Laila itu merupakan Calon Wakil Wali Kota Bukittinggi, mendampingi Calon Wali Kota Bukittinggi, Irwandi. 

Pasangan Irwandi dan David Chalik didukung oleh partai politik PAN, PKB, dan Nasdem. David Chalik yang merupakan aktor berdarah Minangkabau itu maju dalam Pilkada 2020 karena niat memajukan Bukittinggi.


5. Iyeth Bustami 

Penyanyi dangdut Iyeth Bustami mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Bengkalis pada Pilkada 2020. Pemilik nama asli Sri Barat itu akan mendampingi Kaderismanto sebagai Calon Bupati Bengkalis, Provinsi Riau.

Iyeth mengatakan, salah satu motivasinya maju di Bengkalis adalah ingin mengembangkan Bengkalis, khususnya dalam melestarikan kesenian tradisional Melayu 

Perempuan berusia 46 tahun diusung oleh PDI-P dan PKB.


6. Fadia A Rafiq

Pelantun Cik Cik Bum Bum, Fadia A Rafiq maju menjadi Calon Bupati Pekalongan.

Dalam Pilkada 2020, putri A Rafiq itu menggaet Riswadi sebagai Calon Wakil Bupati Pekalongan. 

Mantan biduan dangdut itu, telah resmi mengantongi rekomendasi dari DPP Golkar dan DPP PDIP. Fadia sendiri merupakan Ketua DPC Golkar Pekalongan, sementara Riswandi adalah Ketua DPC PDIP Pekalongan. 


7. Firman Mutakin 

Aktor Firman Mutakin memilih ikut dalam Pilkada 2020 sebagai Calon Wakil Bupati Cilegon. 

Pemain sinetron Cinta Fitri itu, mendampingi Calon Bupati Cilegon, Ali Mujahidin. Pasangan Ali Mujahidin dan Firman Mutakin maju lewat jalur independen dengan sekitar 39 ribu bukti dukungan. 


8. Ramzi

Pembawa acara yang juga artis sinetron, Ramzi ikut terjun ke dunia politik. Ramzi memutuskan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020 ini. 

Artis berusia 44 tahun ini bakal mendampingi Kemal Pasya di Pilkada Tangsel sebagai Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan. 

Selama ini, Ramzi mengakui tidak pernah menunjukkan ketertarikannya di dunia politik. Tapi perkembangan dan dinamika politik membuatnya mantap maju di Pilkada.


9. Dina Lorenza

Sempat gagal di Pileg 2019, tidak membuat artis film dan sinetron, Dina Lorenza kapok terjun di dunia politik. Kali ini, pemain sinetron Gerhana dan Tukang Bubur Naik Haji itu siap maju di Pilkada Kabupaten Bandung 2020. 

Dina Lorenza diusung sebagai Calon Wakil Bupati Bandung mendampingi Gun Gun Gunawan.


10. Aldi Taher

Aldi Taher mendeklarasikan maju pada Pilkada 2020 untuk daerah Sulawesi Tengah bersama Rusli Baco Daeng Palabbi. 

Bintang sinetron Emak Ijah Pengen Ke Mekah itu menyatakan dirinya sebagai Calon Wakil Gubernur Sulawesi Selatan dengan didukung empat partai politik, yaitu Perindo, Golkar, PPP, dan PAN. 

Tapi di tengah pencalonannya, Aldi sempat menuai kontroversi karena dianggap menjual agama karena mengunggah konten sedang mengaji terus-menerus. [mt/berbagaisumber]


Komentar Pembaca