Pilkada Pacitan 2020 | Wakil Ketua PCNU Serahkan kepada Partai Politik dan Warga

Daerah  KAMIS, 10 SEPTEMBER 2020 | 12:02 WIB

Pilkada Pacitan 2020 | Wakil Ketua PCNU Serahkan kepada Partai Politik dan Warga

MoeslimChoice | Dua pasangan calon Bupati Pacitan, Jawa Timur dalam Pilkada serentak 2020 memiliki latar belakang Nahdlatul Ulama (NU). Bagaimana warga NU di Pacitan menyikapinya?

Wakil Ketua Pengurus Cabang NU Pacitan Sunoto menjawabnya secara diplomatis, Ia mengatakan NU khittahnya bukan politik praktis sehingga tak akan memihak salah satu calon. Terlebih dua paslon Pilkada Pacitan kali ini sama-sama ada yang berlatar NU.

"NU itu bukan partai politik. Karena kita ada anak yang berpolitik yaitu PKB. Jadi, nanti, untuk pemilihan Kepala Daerah, NU menyerahkan kepada partai politik. NU tidak ada keterkaitan (langsung) dengan pencalonan ini," katanya kepada kontributor moeslimchoice.com, Suluh Apriyanto, di Pacitan, Kamis, 10/9/20.

Toh Sunoto mengaku ada sementara warga NU yang kecewa melihat salah satu figur yang sempat digadang-gadang maju dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pacitan.ternyata  justru merapat ke yang lain. Mungkin juga, kata Wakil Ketua PCNU Pacitan ini,  ada warga NU sampai sakit hati melihat hal ini.

"Ya pasti kecewa. karena orang yang diusung oleh PKB malah bergabung dengan partai lain. Tapi, saya rasa warga NU sudah bisa paham koq siapa nanti yang menjadi idamannya untuk menjadi Bupati," ujarnya.

Sunoto juga menegaskan, dalam berpolitik NU sudah menyerahkan kepada partai sebagai wadahnya. "Yang jelas warga NU sudah paham dan sudah mengerti siapa dan bagaimana nanti," tandas Sunoto.

Sebagai latar belakang, ada dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang mendaftar di KPU Pacitan. Yang mendaftar lebih dulu pada Jumat, 4/9/20 adalah pasangan Indarta Nur Bayu Aji Sebagai bakal Calon Bupati dan Gagarin sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Pacitan.

Bakal pasangan calon tersebut  didukung dan diusung14 partai politik. Antara lain, Demokrat, Partai Golkar, PPP, PKS, Gerindra, dan Nasdem. Selain itu, Partai Hanura, PAN, PKPI, Berkarya, Perindo, PBB dan PSI.

Pasangan calon kedua yang mendaftar adalah Yudi Sumbogo sebagai bakal Calon Bupati dan Isyah Ansori sebagai calon Wakil Bupati. Pasangan ini mendapat usungan dari PKB dan PDIP.

Lantas di mana masalahnya? Yang jelas, calon Wakil Bupati Gagarin semula sudah dielus-elus sebagai calon bupati termasuk di lingkungan warga NU. Ternyata yang bersangkutan menjadi calon wakil bupati yang partai pengusungnya bukan PKB. (wrn)


Komentar Pembaca