Duka Bom Beirut| Akibat Luka Parah, Nyawa Advokat Seni Lebanon Lady Yvone Tak Tertolong

Internasional  SELASA, 01 SEPTEMBER 2020 | 22:30 WIB

<b> Duka Bom Beirut</b>| Akibat Luka Parah, Nyawa Advokat Seni Lebanon Lady Yvone Tak Tertolong

foto/net

Moeslimchoice. Satu lagi korban ledakan di Pelabuhan Beirut, Lebanon. Dia adalah Yvonne Sursock Cochrane, seorang advokat seni dan warisan budaya terkemuka di Lebanon. Dia meninggal dunia pada usia 98 tahun setelah menderita luka-luka akibat ledakan tersebut. 

"Kami sangat sedih dengan meninggalnya Lady Yvonne Sursock Cochrane, yang berkampanye tanpa lelah untuk pelestarian warisan arsitektur Lebanon sepanjang hidupnya," kata sebuah pernyataan dari Museum Sursock. 

Cochrane, yang meninggal pada Senin (31/8), pada malam seratus tahun Lebanon, adalah pelopor dalam mengembangkan kesadaran akan warisan arsitektur dan budaya Lebanon.

Satu-satunya putri bangsawan Lebanon, Alfred Bey Sursock dan istrinya yang berkebangsaan Italia, Donna Maria Theresa, mendirikan Asosiasi untuk Perlindungan Situs Alam dan Rumah Kuno di Lebanon (APSAD), dan menjadi presidennya dari tahun 1960 hingga 2002.

"Kami berasal dari negara yang sayangnya tidak memiliki ingatan. Dan tanpa ingatan, kita tidak akan memiliki masa depan," kata Cochrane dalam video tak bertanggal yang diposting oleh halaman instagram Museum Sursock pada Selasa (1/9).

Ledakan yang terjadi di Peabuhan Beirut pada 4 Agustus lalu telah menewaskan lebih dari 190 orang, melukai 6.000 orang, dan menghancurkan seluruh lingkungan, termasuk beberapa bangunan keluarganya.

Cochrane adalah ketua komite Museum Sursock dari tahun 1960 hingga 1966, dan merupakan tokoh penting dalam perkembangannya di tahun-tahun awalnya.

Rumah bersejarahnya, salah satu permata arsitektur kota dan pilar kalender budayanya, rusak parah akibat ledakan itu.

Menurut UNESCO, 640 bangunan bersejarah rusak parah akibat ledakan tersebut dan 60 di antaranya berisiko runtuh. [mt/AN]


Komentar Pembaca