Raja Salman Beri Pengarahan Kabinet Saudi Terkait Masalah Minyak Global dan Virus Corona

Kabar Tanah Suci  RABU, 26 AGUSTUS 2020 | 17:45 WIB

Raja Salman Beri Pengarahan Kabinet Saudi Terkait Masalah Minyak Global dan Virus Corona

foto/net

Moeslimchoice. Raja Salman memberikan pengarahan kepada Kabinet Saudi pada Selasa (25/8) terkait percakapan melalui telepon baru-baru ini dengan Presiden Nigeria, Muhammadu Buhari. 

Dalam pembicaraan tersebut, Raja Salman dan Presiden Nigeria membahas upaya yang sedang berlangsung untuk menstabilkan dan memulihkan keseimbangan pasar minyak global. Raja Salman juga membagikan detail percakapan terpisah dengan penguasa Oman, Sultan Haitham bin Tariq.

Selama pertemuan virtual, yang dipimpin oleh Raja Salman, para Menteri juga meninjau perkembangan terbaru pandemi virus corona di tingkat lokal dan Internasional, termasuk statistik terbaru tentang kasus virus corona di Arab Saudi. 

Mereka mengungkapkan harapan mereka bahwa tahun baru 1442 Hijriah, akan menjadi tahun kebaikan, berkah, keamanan dan stabilitas bagi negara-negara Arab dan Islam, dan dunia yang lebih luas.

Pelaksana Tugas Menteri Media, Majid Al-Qasabi mengatakan, bahwa kabinet diberikan rincian persiapan yang sedang dilakukan untuk awal tahun ajaran baru mengingat risiko berkelanjutan yang ditimbulkan oleh virus corona, yang bertujuan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat. 

Siswa, Guru dan staf sekolah lainnya sambil juga memastikan kebutuhan pendidikan siswa terpenuhi.

Para menteri juga meninjau perkembangan terkini di arena Arab, regional dan Internasional. Mereka menyambut baik kesepakatan gencatan senjata antara Dewan Kepresidenan Libya dan Dewan Perwakilan Rakyat, dan penekanannya pada kebutuhan untuk memulai dialog politik internal yang menempatkan kepentingan Nasional Libya di atas semua pertimbangan lainnya, untuk menyetujui solusi berkelanjutan yang menjamin keamanan dan stabilitas bagi negara dan rakyatnya, dan mencegah campur tangan eksternal yang membahayakan keamanan kawasan.

Al-Qasabi menambahkan, bahwa kabinet mengecam keras peluncuran oleh milisi teroris Houthi yang didukung Iran dari pesawat tanpa awak dan rudal ke sasaran sipil di Arab Saudi, yang melanggar hukum humaniter Internasional.[mt/AN]


Komentar Pembaca