Jaksa Pinangki Jadi Tersangka Terkait Djoko Tjandra | Masuk Tahanan Juga

Hukum  RABU, 12 AGUSTUS 2020 | 10:03 WIB | Warni Arwindi

Jaksa Pinangki Jadi Tersangka Terkait Djoko Tjandra | Masuk Tahanan Juga

Djoko Tjandra diapit advolat Anita Kolopaking dan Jaksa Pinangki | Foto: Repro

MoeslimChoice | Terkait kasus hukum pengusaha Djoko Tjandra, Kejaksaan harus merelakan anggota korpsnya sendiri menjadi tersangka. Begitulah, Kejaksaan Agung (Kejakgung) menetapkan Jaksa Pinangki Sirna Malasari sebagai tersangka dalam skandal lanjutan perkara hak tagih Bank Bali Djoko Sugiarto Tjandra.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah mengkonfirmasi penetapan tersangka Pinangki. Alasannya, penyidik sudah menemukan dasar hukum yang kuat untuk menetapkan Pinangki sebagai tersangka. "Sekarang sudah cukup alat buktinya," kata Febrie di Jakarta, Rabu, 12/8/20.

Pinangki juga sudah ditahan. Semula dititipkan di Rutan Salemba Cabang Kejagung kemudian dipindahkan ke Rutan Khusus Wanita di Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Sebelumnya, pada Selasa, 11/8/20 malam, tim Kejagung telah menggeledah dan menyita sejumlah alat bukti di dua rumah milik Jaksa Pinangki Sirna Malasari. Kedua rumah itu berlokasi di kawasan Kebayoran Baru dan Tebet, Jakarta Selatan.

Terkait penggeledahan ini Jampidsus Ali Mukartono menjanjikan segera mengumumkan hasil paparan terkait pengungkapan dugaan pidana yang dilakukan Jaksa Pinangki yang pada akhir Juli 2020 lalu lebih dulu dicopot jabatannya selaku Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II Biro Perencanaan Kejakgung.

Sedangkan Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) menyatakan, Pinangki melakukan pelanggaran berat kode etik dan disiplin Kejaksaan. Antara lain, melakukan perjalanan dinas luar negeri tanpa izin atasan ke Malaysia, dan Singapura sembilan kali sepanjang 2019.

Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), Jamwas meyakini, dinas luar negeri ilegal Pinangki, untuk menemui Djoko Tjandra yang saat itu masih berstatus buronan. Djoko Tjandra, koruptor pengalihan hak tagih Bank Bali 1999 yang berhasil ditangkap di Malaysia pada Kamis, 30/7/20, setelah buron 11 tahun sejak 2009.

Pinangki, pun diduga menerima uang dan fasilitas serta janji lain dari Djoko Tjandra. Atas dugaan itu, pada Selasa, 4/8/20, Jamwas melimpahkan laporan hasil penyelidikan Pinangki, ke Jampidsus. Alhasil, Pinangki menjadi tersangka dan menjadi tahanan.

Dengan begitu Kini Djoko Tjandra, advokatnya Anita D Kolopaking, dan jaksa Pinangki sudah berada di balik terali besi Tunggu kelanjutannya.(wrn)


Komentar Pembaca