Kamala Harris, Cawapres AS Keturunan India dan Jamaica

Internasional  RABU, 12 AGUSTUS 2020 | 06:40 WIB | Warni Arwindi

Kamala Harris, Cawapres AS Keturunan India dan Jamaica

Joe Bidden dan Kamala Harris | Foto: Reuters

MoeslimChoice | Calon Presiden dari Partai Demokrat Amerika Serikat, Joe Biden, mengumumkan Kamala Harris menjadi pendampingnya sebagai calon Wakil Presiden dalam Pemilihan Presiden pada November 2020 mendatang. Bidden mengumumkannya melalui akun twitter pribadinya pada Selasa siang waktu AS, Rabu dinihari 12/8/20

Dalam kicauannya Biden mengatakan Kamala Harris yang merupakan keturunan Asia-Amerika dan Afrika-Amerika, sebagai pejuang yang tak mengenal takut. "Saya mendapat kehormatan besar untuk mengumumkan bahwa saya telah memilih @KamalaHarris - pejuang tak kenal takut bagi orang kecil, dan salah satu pelayan publik terbaik - sebagai pasangan saya," kata Joe Biden dalam kicauannya.

Kamala Harris sendiri adalah warga Amerika keturunan Afrika pertama dan sekaligus warga Amerika keturunan Asia pertama yang dinominasikan menjadi wakil presiden oleh sebuah partai politik besar. Ibu Harris adalah imigran India dan ayahnya adalah seorang imigran Jamaika.

Harris menggambarkan dirinya sebagai "orang Amerika yang bangga" yang warisan Afrika-Amerika dan Indianya "memiliki bobot yang sama dalam hal siapa saya", seperti dikutip The Huffington Post.

Membalas cuitan Biden, Kamala Harris mengatakan bahwa Biden sebagai sosok yang bisa mempersatukan warga AS dan membangun AS yang ideal. "Saya merasa terhormat bisa bergabung dengannya sebagai calon Wakil Presiden partai kami, dan akan melakukan apa yang diperlukan untuk menjadikannya Panglima Tertinggi kami," ungkap Harris dari akun Twitternya.

Presiden AS sebelum Donald Trump, Barack Obama, menyatakan persetujuannya atas pilihan Biden tersebut. Obama mengatakan dalam cuitan di akun Twitternya bahwa Harris sudah sangat mumpuni untuk menjadi wakil presiden.

"Saya kenal Senator @KamalaHarris sudah lama. Dia lebih dari siap untuk jabatan itu. Ia mencurahkan karirnya mempertahankan Konstitusi kita dan berjuang demi mereka yang membutuhkan keadilan," kata Obama. (wrn)

 


 


Komentar Pembaca