Cegah Korupsi Lebih Efektif dan Efisien, Kemenag Gelar Pembahasan Stranas PK

Nasional  SELASA, 11 AGUSTUS 2020 | 22:30 WIB

Cegah Korupsi Lebih Efektif dan Efisien, Kemenag Gelar Pembahasan Stranas PK

foto/net

Moeslimchoice. Kementerian Agama (Kemenag) melalui Inspektorat Jenderal menggelar pembahasan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK). Kegiatan bertajuk "Penegakan Hukum dan Pencegahan Korupsi pada Kementerian Agama Melalui Implementasi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi" ini digelar di Ciputat, Tangerang Selatan. 

"Maksud Stranas PK ini adalah untuk mendorong pencegahan korupsi yang lebih efektif dan efisien," kata Sekretaris Inspektorat Jenderal, Muhammad Tambrin, saat membuka kegiatan tersebut, seperti dilansir dari laman resmi Kemenag, Selasa (11/8). 

Tambrin menjelaskan, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2018 tentang Strategi Pencegahan Korupsi terdapat tiga fokus, yakni: Perizinan dan Tata Niaga, Keuangan Negara, dan Penegakan Hukum dan Reformasi Birokrasi. 

Tiga fokus tersebut kemudian diturunkan dalam 11 aksi, dan 27 sub aksi pencegahan korupsi yang harus dilakukan oleh 87 Kementerian/Lembaga dan 542 Pemda. 

"Ini harus dilakukan secara berkesinambungan selama delapan triwulan mulai dari tahun 2019 hingga 2020," tutur Tambrin. 

Pelaporan capaian Stranas PK ini menurut Tambrin dilaporkan oleh tiap Kementerian/Lembaga dengan menginput capaian 36 target aksi dan sub aksi Stranas PK dalam aplikasi Jaga Monitoring. 

"Hingga saat ini, Kemenag baru menginput 15 item dari 36 item yang ditargetkan," ujar Tambrin. 

"Dengan pertemuan ini, kita harap dapat mengoptimalkan pengisian 21 item yang saat ini belum terinput. Kita harap bulan September 2020 ini sudah ada progres terkait capaian Stranas PK Kemenag ini," harapnya. 

Pembahasan Stranas PK di Kementerian Agama ini diikuti oleh perwakilan Biro pada Sekretariat Jenderal Kemenag, Ditjen Pendidikan Islam, Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah, serta Inspektorat Jenderal. [mt]


Komentar Pembaca