Meski Masih Pandemi, PM Inggris Akan Buka Sekolah Pada September

Internasional  MINGGU, 09 AGUSTUS 2020 | 23:55 WIB

Meski Masih Pandemi, PM Inggris Akan Buka Sekolah Pada September

foto/net

Moeslimchoice. Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengatakan, akan membuka kembali sekolah pada bulan September meskipun ancaman pandemi terus berlanjut.

Padahal sebuah penelitian awal bulan ini telah memperingatkan, bahwa Inggris berisiko terkena gelombang kedua COVID-19 pada musim dingin ini, yang dua kali lebih besar dari wabah awal, jika sekolah buka tanpa sistem uji dan penelusuran yang lebih baik.

Menulis di Mail pada Minggu (9/8), Johnson mengatakan, membuka kembali sekolah adalah prioritas Nasional. Sekolah akan menjadi tempat yang terakhir ditutup jika nanti ada penutupan lokal (lockdown), katanya seperti dikutip oleh surat kabar lain pada Kamis (6/8).

Sekolah-sekolah di Inggris ditutup sejak bulan Maret selama lockdown Nasional diberlakukan di Inggris, dan dibuka kembali pada bulan Juni dengan membatasi jumlah siswa.

Pemerintah Inggris  ingin semua siswa kembali ke sekolah pada awal September dalam apa yang disebut Johnson sebagai "prioritas Nasional."

"Menutup sekolah lebih lama dari yang benar-benar diperlukan adalah tidak dapat ditoleransi secara sosial, tidak berkelanjutan secara ekonomi dan secara moral tidak dapat dipertahankan," tulis Johnson.

Biaya ekonomi bagi para orang tua yang tidak dapat bekerja jika sekolah tutup terus membengkak, dan negara menghadapi masalah besar jika anak-anak ketinggalan pendidikan, kata sang Perdana Menteri memperingatkan.

"Pandemi ini belum berakhir, dan hal terakhir yang bisa kita lakukan adalah berpuas diri. Tapi sekarang, kami cukup tahu untuk membuka kembali sekolah bagi semua siswa dengan aman, kami memiliki kewajiban moral untuk melakukannya," tulisnya. 

Surat kabar Sunday Times melaporkan, bahwa Johnson telah memerintahkan kampanye hubungan masyarakat, untuk memastikan sekolah buka tepat waktu dan mengatakan pada pertemuan Minggu lalu, bahwa mereka harus menjadi tempat terakhir untuk tutup setelah restoran, pub dan toko. [mt/AN]


Komentar Pembaca