Akibat Pegawai Terpapar Covid-19 dan Langgar Protokol Kesehatan 29 Perkantoran di DKI Jakarta Ditutup

Berita  KAMIS, 06 AGUSTUS 2020 | 12:45 WIB

Akibat Pegawai Terpapar Covid-19 dan Langgar Protokol Kesehatan 29 Perkantoran di DKI Jakarta Ditutup

foto/net

Moeslimchoice.  Akibat ditemukannya kasus positif virus corona (Covid-19) di perkantoran dan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan di perkantoran, sekitar 29 perkantoran di DKI Jakarta ditutup sementara.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansah. Menurut penjelasannya, telah ditemukan kasus positif Covid-19 di 26 perkantoran dan 3 perkantoran lainnya ditutup karena melanggar protokol kesehatan.

"Perkantoran yang ditutup itu 26, karena ditemukan kasus Covid-19, sementara 3 perusahaan lainnya akibat melanggar protokol kesehatan selama PSBB," kata Andri di Jakarta, Rabu (5/8).

Lebih lanjut Andri mngatakan, bahwa data Disnakertrans dan Energi hingga Selasa (4/8) mencatat, bahwa perkantoran yang ditutup paling banyak berada di wilayah Jakarta Pusat dengan jumlah 7 perkantoran.

Kemudian disusul di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan yang masing-masing 6 perkantoran ditutup, lalu di Jakarta Utara 5 perkantoran dan 2 perkantoran lagi di Jakarta Barat.

Dari 26 perkantoran yang ditutup sementara karena Covid-19 itu, di antaranya ada juga kantor instansi pemerintahan, tambah Andri.

"Saya mencatat ada beberapa instansi pemerintah, walaupun kami tidak melakukan pemeriksaan, tetapi dia melaporkan bahwa karyawannya terdeteksi positif Covid-19," ujarnya. [mt]


Komentar Pembaca