Haji 2020| Haji Selesai, Jamaah Haji Harus Dikarantina Selama 14 Hari

Kabar Tanah Suci  SELASA, 04 AGUSTUS 2020 | 16:30 WIB

<b> Haji 2020</b>|  Haji Selesai, Jamaah Haji Harus Dikarantina Selama 14 Hari

foto/net

Moeslimchoice. Para jamaah yang ikut melaksanakan ibadah haji tahun ini harus terus mengenakan tag elektronik, sehingga pihak berwenang dapat melacak karantina 14 hari mereka begitu mereka kembali ke rumah mereka masing-masing.

Gelang elektronik tersebut dirancang untuk memantau kepatuhan para jamaah terhadap karantina, serta memantau dan mencatat status kesehatan mereka melalui aplikasi "Tatamman".

Jamaah diharuskan untuk melakukan karantina sebelum memulai haji dan mengenakan gelang elektronik untuk memastikan mereka mematuhi aturan isolasi diri sebagai bagian dari langkah-langkah ketat untuk menahan penyebaran virus corona.

Angka penambahan kasus baru Covid-19 di Arab Saudi terus mengalami penurunan. Infeksi yang tercatat masih tetap di bawah angka 2.000 untuk hari ke 10 secara berturut-turut. 

Arab Saudi melaporkan 1.258 kasus baru COVID-19 pada Senin (3/8), sehingga meningkatkan jumlah orang yang terinfeksi secara total menjadi 280.093 kasus sejauh ini.

Saat ini tercatat 35.091 kasus aktif dan enam pasien dirawat di unit perawatan kritis, sehingga jumlahnya meningkat menjadi 2.017 kasus. Sementara untuk kasus meninggal ada penambahan baru yaitu sebanyak 32 orang meningal, sehingga jumlah total yang meninggal akibat COVID-19 menjadi menjadi 2.949 orang.

Sedangkan untuk kasus sembuh ada penambahan 1.972 orang, sehingga jumlah kasus sembuh secara total meningkat menjadi 242.053 orang.

Lebih dari 41.361 tes reaksi rantai polimerase (PCR) telah dilakukan dalam 24 jam terakhir. Jumlah tes PCR yang dilakukan hingga saat ini melebihi 3,47 juta.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi telah melakukan kunjungan harian ke lembaga kesehatan, untuk mengontrol tingkat komitmen mereka terhadap tindakan anti-coronavirus, seperti memastikan bahwa staf mematuhi jarak sosial, memakai masker, dan mengadopsi praktik kesehatan dan mekanisme manajemen krisis yang direkomendasikan oleh otoritas untuk melindungi pasien dan staf.

Tim telah dikirim untuk mengawasi kepatuhan pusat karantina fasilitas kesehatan di seluruh Arab Saudi, dan meningkatkan kunjungan mereka ke pemerintah dan rumah sakit swasta untuk memastikan kepatuhan mereka dengan protokol kesehatan, transfer sampel dan pengujian staf serta memastikan bahwa semua operasi rutin dihentikan .

Tercatat lebih dari 5.000 pelanggaran dan semua pelanggar tersebut dirujuk ke komite. Lebih dari 150 fasilitas ditutup sementara oleh kementerian sampai protokol yang tepat diimplementasikan dan pelanggaran diperbaiki. Sejumlah lembaga (yang melanggar) dapat melanjutkan operasinya setelah membayar denda. [mt/ArabNews]


Komentar Pembaca