Haji2020| Saudi Tahan Ribuan Jamaah Haji Ilegal, KJRI: Alhamdulillah Tidak Ada WNI

Kabar Tanah Suci  SENIN, 03 AGUSTUS 2020 | 19:10 WIB

<b>Haji2020</b>| Saudi Tahan Ribuan Jamaah Haji Ilegal, KJRI: Alhamdulillah Tidak Ada WNI

foto/net

Moeslimchoice. Pemerintah Arab Saudi dilaporkan telah menahan sekitar 2.050 jamaah yang berupaya mengikuti pelaksanaan ibadah haji 1441 secara ilegal di Makkah.

Tindakan itu tidak dibenarkan karena Kementerian Dalam Negeri Saudi, telah melarang warga memasuki situs-situs suci terutama yang digunakan selama ibadah haji (Mina, Muzdalifah, dan Arafah) tanpa izin sejak 18 Juli. 

Konsul Haji KJRI, Jeddah Endang Jumali mengatakan, sampai saat ini tidak ada laporan adanya Warga Negara Indonesia (WNI) di antara dua ribuan jamaah ilegal tersebut. 

"Alhamdulillah, sampai berakhirnya prosesi haji 1441 H, berdasarkan laporan dari instansi terkait dan juga masyarakat, tidak ada WNI di antara jamaah yang tertahan karena berhaji secara ilegal," tegas Endang Jumali melalui pesan singkat, seperti dilansir dari laman resmi Kemenag, Senin (3/8).

Menurut Endang Jumali, Konsul Haji KJRI mencatat ada 16 WNI ekspatriat di Saudi yang terdaftar. Mereka adalah Muhammad Wahyu, Endan Suwandana, Ahmad Sujai, Huda Faristiya, 'Abdul Muhaemin, Siri Marosi, Muhammad Toifurrahman, Ata Farida, Eni Wahyuni, Irma Tazkiya, M Zulkarnain, Ali Muhsin Kemal, Akram Hadrami, Agus Sugiarto, Titin Agustin, dan Juwaeriyah Awaludin. 

Mereka berada di Arab Saudi tinggal dan bekerja di sejumlah kota, antara lain: Riyadh, Madinah, Yanbu', Makkah, Jeddah, dan Al Khobar. 

"Alhamdulillah semua dalam keadaan sehat. Kita ikut memantaunya melalui komunikasi via Whats app group (WAG) dengan para jamaah WNI ekspatriat yang tinggal di Saudi," tandasnya.

Endang menambahkan, penyelenggaraan ibadah haji 1441 H sudah selesai. Seluruh jamaah haji 1441 H mengambil nafar awal. Mereka meninggalkan Mina pada Minggu, 12 Zulhijjah 1441 atau 2 Agustus 2020 sebelum terbenamnya Matahari. Hal ini sekaligus menandai berakhirnya rangkaian ibadah haji tahun 1441 Hijriah. [mt] 


Komentar Pembaca