Satgas Corona: Aktivitas Mudik Jadi Penyumbang Kasus Yang Cukup Besar

Polhukam  JUMAT, 31 JULI 2020 | 16:00 WIB | RMOL

Satgas Corona: Aktivitas Mudik Jadi Penyumbang Kasus Yang Cukup Besar

Jurubicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito/Net

MoeslimChoice | Gegap gempita masyarakat saat merayakan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah kali ini diharap tidak melupakan persoalan pandemik virus corona baru (Covid-19).

Jurubicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengajak masyarakat untuk antisipatif terhadap potensi penularan virus asal Wuhan, China tersebut.

Dia menerangkan satu tolak ukur yang mesti dijadikan pertimbangan bagi masyarakat untuk beraktivitas di luar rumah saat merayakan lebaran kurban tahun ini adalah dengan memperhatikan kawasan rawan penularan corona.

"Bagi masyarakat, khususnya yang menyambut Idul Adha, mohon agar dapat memperhatikan kondisi daerah sesuai zonasi risiko peningkatan kasus di daerah masing-masing sebagai informasi dalam rangka menjalankan protokol kesehatan menyambut Idul Adha," ujar Wiku kepada wartawan, Jumat, 31/7/20.

Wiku mengurai bahwa masyarakat bisa mengetahui informasi kawasan rawan penularan dengan mengakses website Satgas, https://covid19.go.id/peta-sebaran.

Meski begitu, Wiku mengimbau masyarakat untuk memikirkan ulang tidak jika ingin melakukan mudik dalam perayaan hari raya Idul Adha.

"Mohon dipertimbangkan dan dihindari untuk tidak mudik. Karena aktivitas mudik menjadi penyumbang kasus yang cukup besar pada daerah asal dan tujuan mudik," ucapnya.

Berdasarkan data statistik kasus positif Covid-19 yang dihimpun Satgas, Wiku mengatakan bahwa usia yang mendominasi untuk kasus positif adalah rentang usia 31 sampai 45 tahun atau 31,3 persen dari total kasus yang tercatat. Sedangkan kasus meninggal paling tinggi terjadi pada usia lebih dari 45 tahun dengan tingkat 78 persen.

Jumlah ini, kata Wiku merupakan jumlah yang sangat tinggi dan menjadi tanda untuk dipahami masyarakat tentang bahaya corona. Oleh karenanya dia mengimbau masyarakat untuk dapat melindungi keluarga, terutama yang masuk dalam usia rentan.

"Lindungi keluarga kita terutama yang usia rentan dari ancaman Covid-19 dalam momen Idul Adha ini," demikian Wiku Adisasmito menutup. (wrn)


Komentar Pembaca