China Laporkan 105 Kasus Baru Covid-19 Semuanya Banyak Terjadi Di Lingkungan Makanan Laut

Internasional  KAMIS, 30 JULI 2020 | 17:30 WIB | RMOL

China Laporkan 105 Kasus Baru Covid-19 Semuanya Banyak Terjadi Di Lingkungan Makanan Laut

Warga China menggunakan masker/Net

MoeslimChoice | China melaporkan adanya 105 kasus baru Covid-19 pada Rabu, 29/7/20. Kasus baru ini naik dari 101 kasus sehari sebelumnya, menurut otoritas kesehatan pada Kamis, 30/7/20, seperti dikutip dari CNA.

Dari 105 kasus baru, sebanyak 96 kasus dilaporkan ada di ujung wilayah Xinjiang. Lima kasus terdapat di Provinsi Liaoning, satu kasus di Beijing, dan tiga kasus lainnya merupakan kasus impor.

Komisi Kesehatan Nasional juga melaporkan di antaranya ada 21 pasien Covid-19 tanpa gejala.

Menurut otoritas kesehatan, kasus baru yang ada di Provinsi Liaoning dikaitkan dengan perusahaan makanan laut.

Di kota timur laut Dalian, Provinsi Liaoning, seorang pria berusia 58 tahun yang bekerja dengan perusahaan makanan laut lokal adalah orang pertama yang didiagnosis dengan Covid-19 dalam wabah terbaru.

Kota ini sekarang telah mencatat kasus yang ditransmisikan secara lokal yang sebagian besar adalah karyawan perusahaan Dalian Kaiyan World Seafood atau anggota keluarga mereka, lapor media pemerintah.

Sejauh ini, kasus-kasus yang berkaitan dengan Dalian telah ditemukan di kota-kota lain Liaoning, dan di provinsi lain di Heilongjiang, Jilin dan Fujian, serta di Beijing.

NHC belum mengungkapkan sumber cluster Covid-19 yang baru di Xinjiang, yang telah berada di bawah pengawasan ketat - dan penyensoran informasi yang ketat - karena ketegangan antara etnis minoritas Muslim dan pemerintah pusat, seperti dikutip dari Times of India, Kamis.

Salah satu ahli epidemiologi terkemuka China mengatakan wabah Covid-19 di kota Wuhan di China tengah, tempat virus corona pertama kali muncul, dengan Beijing dan Dalian memiliki kesamaan tertentu.

 "Karena semuanya terjadi di lingkungan yang terkontaminasi dingin pasar makanan laut, dan virus mungkin telah menginfeksi orang melalui aerosol," kata Wu Zunyou. (wrn)



Komentar Pembaca