Netanyahu: Israel Siap Hadapi Hizbullah dalam Setiap Skenario di Perbatasan

Internasional  RABU, 29 JULI 2020 | 10:50 WIB | RMOL

Netanyahu: Israel Siap Hadapi Hizbullah dalam Setiap Skenario di Perbatasan

Foto/net

Moeslimchoice | Ketegangan antara Israel dan pasukan Hizbullah di perbatasan semakin tinggi, meski kelompok paramiliter tersebut mengaku tidak memiliki intensi untuk menyerang Israel.

Setelah mengklaim Hizbullah sedang "bermain api", Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pihaknya telah mempersiapkan berbagai skenario ketegangan di perbatasan selatan Lebanon.

Hal tersebut disampaikan oleh Netanyahu dalam pertemuan keamanan yang diadakan di Komando Utara Angkatan Darat Israel pada Selasa (28/7/2020).

"Tentara Israel siap untuk semua skenario yang mungkin. Kami akan terus mengambil langkah-langkah untuk mencegah Iran mengerahkan militer di wilayah kami. Kami akan melakukan segalanya untuk membela diri," ujar Netanyahu seperti dikutip Anadolu Agency.

"Kami mencegah upaya infiltrasi ke tanah kami," tegasnya.

Dalam sebuah pernyataan, tentara Israel mengungkap pasukannya telah menggagalkan upaya infiltrasi Hizbullah di wilayah Jabal Ros pada Senin (27/7/2020). Sebelumnya, media Israel melaporkan terjadi insiden baku tembak di Shebaa Farm yang terletak di persimpangan perbatasan Lebanon-Suriah dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.

Netanyahu sendiri mengatakan, itu adalah upaya Iran untuk memperdalam kehadiran militernya di wilayah tersebut. Mengingat Iran selama ini memberikan dukungan kuat pada Hizbullah.

Namun Hizbullah membantah klaim tersebut. Hizbullah menyanggah adanya bentrokan di perbatasan.

Ketegangan antara Israel dan Hizbullah terjadi ketika seorang anggotanya terbunuh dalam serangan udara yang diyakini diluncurkan oleh Israel di sebuah situs dekat ibukota Suriah, Damaskus. Hizbullah bersumpah akan membalas serangan tersebut. [ary]


Komentar Pembaca