Wagub DKI Prihatin, Banyak Pedagang Pasar Terpapar Corona

Kesehatan  JUMAT, 17 JULI 2020 | 20:35 WIB | RMOL

Wagub DKI Prihatin, Banyak Pedagang Pasar Terpapar Corona

Foto/net

Moeslimchoice | Sebagai lokasi yang kerap terjadi kerumunan, pasar tradisional menjadi salah satu tempat yang memiliki probabilitas tinggi dalam penyebaran Covid-19.

"Hingga Senin 13 Juli 2020, DPP IKAPI (Ikatan Pedagang Pasar Indonesia) mencatat ada 273 pedagang di 43 pasar dinyatakan positif Covid-19," ujar Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, saat meninjau Pasar Tebet Timur, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2020).

Sementara untuk di Indonesia, pria yang karib disapa Ariza itu membeberkan angkanya sudah lebih dari 1.053 pedagang yang tersebar di 190 pasar di 80 kabupaten/kota. Ariza menambahkan, dengan melihat kondisi yang demikian, maka patut menjadi perhatian bagi semua pihak untuk kembali meningkatkan protokol kesehatan.

Apalagi, sejumlah pasar yang pedagangnya diketahui terpapar Corona terpaksa ditutup sementara untuk dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan.

"Kondisi ini menjadi perhatian bersama, yang seharusnya pasar menjadi bagian dari kegiatan perekonomian ternyata banyak ditemukan banyak kasus Covid-19, sehingga aktivitas pasar sebagian harus ditutup sementara," jelas Ariza.

"Jadi ketentuan kami apabila ada yang terpapar di pasar maka pasar ditutup 1 blok, 1 lantai, atau mungkin 1 pasar dalam 3 hari. Dibersihkan, disemprot disinfektan, kemudian di-testing, di-tracing, diisolasi sampai sembuh," tutup orang nomor dua di Jakarta itu. [ary]


Komentar Pembaca