Komedian Senior Omas Dimakamkan di TPU Cisalak Depok

Islamtainment  JUMAT, 17 JULI 2020 | 14:10 WIB

Komedian Senior Omas Dimakamkan di TPU Cisalak Depok

foto/net

Moeslimchoice. Artis lawak senior Hj Omaswati atau yang akrab disapa Omas telah menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (16/7) malam dalam usia 54 tahun karena penyakit Diadetes yang dideritanya sejak lama, yang akhirnya menyebar ke paru-paru. 

Setelah dishalatkan di Masjid Baiturrahman, jenazah adik komedian Mandra itu, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) dekat rumahnya di Cisalak, Depok, Jawa Barat hari ini, Jumat (17/7) pada pukul 10.00 WIB.

Di pemakaman, tiga orang turun ke liang lahat, dua di antara adalah putra Omas, yaitu Muhammad Rizky Dioambiah dan Dimas Aji Septian. Mereka menerima jenazah sang bundanya untuk dimakamkan. Setelah dikumandangkan adzan, salah satu putra almarhumah melantunkan iqomat.

Tampak banyak warga yang ikut menghadiri pemakaman almarhumah Hj. Omas, termasuk anak-anak, saudara serta para kerabat dekatnya yang ikut mengantar ke tempat peristirahatan terakhirnya. 

Beberapa artis dan keluarga juga terlihat dalam suasana duka di pemakaman. Mereka di antaranya adalah Malih, Mastur, Mat Licin dan Jarwo Kuat. Mereka berduka dan melantunkan doa selama jenazah Omas dikuburkan.

Tampak pula komedian senior asal Srimulat, Tarzan yang turut datang melayat rekan seprofesinya. Tarzan mengatakan, dirinya mengetahui kabar duka tersebut dini hari tadi. Setelah sebelumnya mendengar kabar dari televisi.

Sementara itu, di depan kediaman almarhumah, berjejer karangan bunga sebagai ungkapan duka cita dari berbagai kalangan, salah satunya dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Hj Omas mengawali karier sebagai pemain Lenong Betawi bersama keluarganya. Sebelum akhirnya populer di dunia pertelevisian Indonesia lewat beberapa perannya yang sangat menghibur. Di antaranya dalam Jodoh Apa Bodoh, Matahariku, Iman, Upik Abu dan Laura, Cinta Fitri, Yang Muda Yang Bercinta, Akibat Pernikahan Dini, Anak Anak Manusia, Kecil-Kecil Mikir Jadi Manten dan banyak lagi. [mt]


Komentar Pembaca