Mau Beli Rumah Lelang? Ini Tips dari King David Property

Ekonomi  SENIN, 13 JULI 2020 | 12:15 WIB | Sunarya Sultan

Mau Beli Rumah Lelang? Ini Tips dari King David Property

Robby Handoko (kanan)/ist

Moeslimchoice | Rumah lelang hasil sitaan bank memiliki harga yang cukup menggiurkan. Jika beruntung, Anda bisa mendapatkan hunian di lokasi strategis dengan harga jauh di bawah pasaran.

Tidak hanya rumah, sejumlah properti lain seperti ruko, apartemen, tanah, sawah, dan gudang juga turut dalam daftar lelang sejumlah bank. Bahkan, beberapa bank mengumumkan kegiatan lelang ini secara terbuka.

Jika Anda tertarik mengikuti lelang properti sebagai sarana investasi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tidak kecewa dengan hasilnya. Berikut ini sejumlah tips membeli lelang dari Komisaris King David Property, Robby Handoko dalam perbincangannya dengan redaksi, Minggu (12/7/2020).

Ternyata, sebagian orang melihat rumah lelang sebagai rumah bermasalah sehingga mereka berpikir dua kali untuk membelinya. Robby sebagai pengusaha lelang mengatakan, dirinya sebagai consultan property lelang akan memberikan edukasi.

"Bahwa beli rumah lelang bank itu aman," ujar Robby.

Awal mula, sebut Robby, mungkin memang setiap orang takut membeli rumah lelang karena mereka tidak mengetahui kita dilindungi negara.

Meski demikian banyak orang beranggapan bahwa rumah lelang ini tidak sah secara hukum, walau memiliki legalitas sah. Satu contoh, pemilik rumah sebelumnya masih merasa sah dalam memiliki rumah tersebut. Selain itu, ketika seorang pembeli tidak sanggup membayar sisa KPR yang membebani, rumah tersebut manjadi milik bank tempat KPR diambil.

Terkait hal ini, menurut Robby, kita perlu tahu sah atau tidaknya beli dilelang itu. Dasarnya, lanjut dia adalah Perjanjian Kredit (PK) sebelum nasabah mendapatkan kredit dari bank baik fasilitas KPR atau kredit modal kerja sudah mendatangani PK.

"Di dalam PK sudah jelas ada pasal yang berkata 'bilamana debitur tidak memabayar cicilan dan lain-lain maka Bank atau Finance berhak untuk mengalihkan (Cessie) atau menjual aset tersebut tanpa persetujuan pihak debitur," ungkap Robby.

Robby juga menerangkan bahwa rumah lelang itu relatif murah. Karena bank menjual di angka Nilai Likuidasi.

Lanjut Robby, dalam penentuan hrga jual lelang, setiap bank berbeda-beda tergantung kebijakan dari bank-bank yang menjual aset tersebut.

"Namun, bank pun juga tidak sembarangan di dalam menentukan harga jual lelang karena mereka diawasi oleh OJK," pungkas dia.

Sebagai informasi, penyelenggara lelang negara di sebut KPKNL. Salah satu tupoksinya adalah sebagai penyelenggara yang mengeluarakan risalah lelang.

"Kami, King David Property hanya sebagai EO di dalam penyelengara ini," jelas Robby.

Terakhir Robby memaparkan, sebagai EO kami memberikan somasi dua kali kepada debitur, kemudian mendaftarkan ke KJPP untuk apresel, mengiklankan ke surat kabar perihal pengumuman lelang dan mendaftarkan ke KPKNL. [ary]


Komentar Pembaca
Doa Bangun Tidur Rasulullah ﷺ 

Doa Bangun Tidur Rasulullah ﷺ 

Selasa, 11 Agustus 2020 | 16:33

Pancasila Dalam Al-qur'an

Pancasila Dalam Al-qur'an

Senin, 10 Agustus 2020 | 22:34

Meresahkan Warga di Semarang, Kera Liar Berhasil Ditangkap