Hagia Sophia Jadi Masjid, Paus Franciskus: Saya Sangat Tertekan

Internasional  MINGGU, 12 JULI 2020 | 19:45 WIB

Hagia Sophia Jadi Masjid, Paus Franciskus: Saya Sangat Tertekan

foto/net

Moeslimchoice. Paus Franciskus mengatakan pada Minggu (12/7), bahwa dia "sangat tertekan" atas keputusan Turki yang mengubah monumen era Bizantium Hagia Sophia kembali menjadi masjid.

"Pikiran saya pergi ke Istanbul. Saya sedang memikirkan Hagia Sophia. Saya sangat tertekan," kata Paus dalam reaksi pertama Vatikan terhadap keputusan yang menuai kritik internasional.

Surat kabar Vatikan 'Osservatore Romano' pada Sabtu (11/7) membawa reaksi dari berbagai negara tentang keputusan pada Jumat (10/7), untuk mengubah monumen dari museum kembali menjadi masjid tetapi tanpa komentar.

Sebagai magnet bagi wisatawan di seluruh dunia, Hagia Sophia pertama kali dibangun sebagai katedral di Kekaisaran Bizantium Kristen, tetapi diubah menjadi masjid setelah penaklukan Ottoman atas Konstantinopel pada tahun 1453.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, yang menurut para kritikus memangkas pilar sekuler negara mayoritas Muslim itu, mengumumkan Jumat (10/7) bahwa ibadah shalat umat Muslim akan dimulai pada 24 Juli di situs Warisan Dunia UNESCO, Hagia Sophia.

Di masa lalu, dia berulang kali menyerukan agar bangunan yang menakjubkan itu diganti namanya menjadi masjid dan pada 2018, dia membacakan sebuah ayat dari Al-Qur'an di Hagia Sophia.

Pengumuman Erdogan datang setelah pengadilan tinggi membatalkan keputusan kabinet 1934 di bawah pendiri sekularisasi modern Turki, Mustafa Kemal Ataturk untuk melestarikan gereja yang berubah menjadi masjid sebagai museum. [mt/AN]


Komentar Pembaca