Tinjau Lumbung Pangan Prabowo Satu Heli Dengan Jokowi, Sufmi Dasco: Kaitannya Dengan Pertahanan Negara, Tidak Ada Kesepakatan Apa pun

Nasional  JUMAT, 10 JULI 2020 | 19:00 WIB | RMOL

Tinjau Lumbung Pangan Prabowo Satu Heli Dengan Jokowi, Sufmi Dasco: Kaitannya Dengan Pertahanan Negara, Tidak Ada Kesepakatan Apa pun

Presiden Joko Widodo dan Menhan Prabowo Subianto saat kunjungan kerja/Setkab

MoeslimChoice | Tidak ada deal-deal apa pun antara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat naik helikopter bareng meninjau lokasi pengembangan food estate atau lumbung pangan nasional dalam kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis, 9/7/20.

"Kalau ditanya alasan Presiden Jokowi untuk menunjuk Pak Prabowo, itu ada kaitannya dengan pertahanan negara. Terutama ketahanan di bidang pangan," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Jumat, 10/7/20.

Dasco memastikan bahwa tidak ada kesepakatan apa pun di balik penunjukan Prabowo dalam memperkuat sektor pangan. Gerindra hanya menawarkan konsep terkait ketahanan di bidang pangan. Selain itu, lumbung pangan juga diperlukan sebagai cadangan logistik strategis.

Sekadar informasi, Lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa itu terletak di Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas.

Setibanya di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menggunakan pesawat kepresidenan, Presiden Jokowi langsung berjalan menuju Helikopter Super Puma TNI AU untuk perjalanan menuju Kabupaten Kapuas.

Dalam penerbangan ke Kabupaten Kapuas meninjau lumbung pangan itu, Jokowi memilih didampingi Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.

Padahal, dalam kunjungan kerja ke Kalimantan Tengah ini, Presiden didampingi oleh banyak menteri selain Menhan Prabowo Subianto. Ada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, dan Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo.

Di dalam helikopter yang ditumpangi Presiden biasanya diisi 10 orang, kali ini hanya diisi 5 orang.

Selain Prabowo, di dalam Helikopter Presiden dikawal tiga orang perangkat melekat lainnya, yaitu Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Komandan Grup A Paspampres Kolonel Inf Achiruddin, dan Ajudan Presiden Kolonel Inf Rudi Saladin.

Alih-alih mengajak Mentan Syahrul Yasin Limpo yang turut serta dalam kunjungan kerja, Jokowi lebih memilih Prabowo di satu helikopter dalam perjalanan.

Ketua Umum Gerindra itu pun dipercaya penuh memimpin pengembangan lumbung pangan ini. Ajakan Presiden Jokowi kepada Prabowo di satu helikopter menuai spekulasi beragam. (wrn)


Komentar Pembaca