Tanggapi Keluhan Jokowi, Ketua ProDEM: Mundurlah Kalau Sudah Tidak Kompatibel Lagi

Nasional  JUMAT, 10 JULI 2020 | 09:45 WIB | RMOL

Tanggapi Keluhan Jokowi, Ketua ProDEM: Mundurlah Kalau Sudah Tidak <i>Kompatibel</i> Lagi

Presiden Joko Widodo/net

Moeslimchoice | Presiden Joko Widodo kembali menyampaikan keluhan kepada public. Teranyar,  Presiden mengeluhkan atas kinerja para menteri yang dinilai belum berkerja  secara maksimal dan tidak memiliki sense of crisis.

Menyoali hal tersebut, Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule pun merasa heran. Pasalnya, kemarahan terbaru itu tidak sejalan dengan sangkalan yang disampaikan Mensesneg Pratikno dan Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko.

Keduanya sempat kompak menyebut kinerja menteri sudah kencang dan membaik, sehingga isu perombakan kabinet yang akan menjadi ekses kemarahan Jokowi tidak relevan lagi.

“Presiden kemarin marah dan ancam reshuffle. Kemudian dibantah Mensekneg bahwa kinerja menteri bagus dan reshuffle tak relevan,” urainya kepada redaksi sesaat lalu, Jumat (10/7).

“Sekarang presiden mengeluh lagi. Jadi kalau tidak kagetan, ya bohong. Atau memang pemerintah lagi suka bikin prank,” sindir Iwan Sumule.

Menurutnya, Presiden Joko Widodo harus segera berhenti mengumbar keluh kesah dan amarah pada publik. Jika memang ada menteri yang tidak kompeten, maka harus segara diambil tindakan yang tegas.

Termasuk, sambungnya, jika yang tidak kompatibel itu adalah pemimpin para menteri, maka Jokowi sebagai presiden harus legowo untuk menanggalkan posisinya. “Mundurlah kalau sudah tidak kompatibel lagi,” tutupnya.[fah]


Komentar Pembaca